BREAKING NEWS
 

Teosofi Haji Dan Umrah (1)

Bermula Dari Interupsi Malaikat

Rabu, 15 Mei 2024 06:00 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah alam semesta tercipta yang oleh para ilmuan diperkirakan 13,8 miliar tahun lalu, dimana zat dan energi muncul yang menandai asal mula perkembangan dunia fisika, pembentukan atom dan molekuler yang juga menandai asal mula perkembangan kimia. 4,5 miliar tahun berikutnya terbentuk planet, 3,8 miliar lalu mengawali kemunculan makhluk biologis yang diawali dengan tumbuh-tumbuhan lalu disusul hewan-hewan sederhana. 6 juta tahun lalu muncul makhluk simpanse dan makhluk mirip manusia. 2,5 juta tahun lalu “sapiens” itu oleh kalangan ilmuan berevolusi menjadi lebih mirip manusia di Afrika, kemudian menyebar ke wilayah lain 500 tahun berikutnya ke dalam bentuk species manusia dengan berbagai bentuknya. Mereka sudah menggunakan alat berupa batu di dalam mempertahankan kehidupannya. 400.000 tahun lalu menusia dalam bentuk Neanderthal berevolusi di Eropa dan Timur Tengah dengan mulai menggunakan api sebagai kebutuhan sehari-hari. Selanjutnya 300.000 tahun lalu berevolusi menjadi Homo Sapiens di Afrika dengan peradaban yang semakin berkembang. Hanya saja kita belum mendapatkan informasi secara ilmiah kapan periode Adam dan Hawa berlangsung (Yuval Noah Harari,2024).

Baca juga : Memupuk Cinta Sejati Antara Sesama Makhluk

Ketika suatu saat Allah SWT mendeklarasikan untuk menciptakan pendatang makhluk baru bernama manusia yang sekaligus akan menjadi khalifah, representatif Allah SWT di alam semesta, sebagaimana diabadikan dalam ayat:

Baca juga : Menebar Energi Positif

Maka pada saat itu juga kalangan malaikat bahwa banyak difahami bahwa ibadah haji dan umrah berawal dari deklarasi Allah SWT.

Adsense

Baca juga : Membiasakan Istiqamah

Meskipun haji rukun Islam terakhir (kelima) tetapi merupakan ibadah tertua bagi umat manusia. Ibadah haji sarat dengan berbagai makna simbolis. Haji tidak bisa dimaknai hanya sebagai ibadah ritual sebagai pelengkap rukun Islam, tetapi harus difamahi sebagai ibadah holistik-universal, yang sesungguhnya juga dilakukan oleh makhluk lain selain manusia. Haji dapat dilukiskan sebagai drama kosmos yang menceritakan hubungan interaktif antara alam semesta sebagai makrokosmos dan manusia sebagai makhluk mikrokosmos. Pertunjukan drama kosmik diperankan oleh malaikat, jin, syetan, manusia, dan binatang dengan mengambil lokasi ‘Arasy, Baitul Ma’mur, bumi, alam barzakh, syurga, dan neraka. Sedangkan yang bertindak sebagai pemeran utama ialah Adam, Hawa, Ibrahim, Ismail, dan iblis. Yang bertindak sebagai Sutradara tidak lain ialah Allah SWT.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense