BREAKING NEWS
 

Membiasakan Istiqamah

Jumat, 26 Juli 2024 06:02 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Istiqamah adalah karakter hidup yang amat mulia. Orang yang tidak memiliki prinsip hidup maka tidak ubahnya perahu tanpa kemudi di tengah samudera.

Agama dan budaya setiap masyarakat selalu menekan arti penting prinsip hidup itu. Baik atau buruknya seseorang menurut ukuran agama dan budaya amat diten­tukan oleh seberapa kuat seseorang itu memegang teguh dan merawat prinsip hidupnya.

Prinsip-prinsip hidup itu sendiri bersifat universal, sehingga seringkali tumpang tindih antara prinsip hidup menurut nilai-nilai agama dan nilai-nilai budaya. Tidak heran jika pada umumnya orang yang baik dan mengesankan secara agama juga baik dan menge­sankan secara budaya; demikian pula sebaliknya.

Di dalam Islam, prinsip hidup itu dikenal juga dengan istilah lima prinsip utama (al-dharuriyyat al-khamsah) yang selalu harus dipelihara dan di­pertahankan, yaitu: Jiwa (al-nafs), agama (al-din), akal pikiran (al-‘aql), keturunan (al-nasb), dan harta atau property (al-mal).

Baca juga : Menjauhi Ujaran Kebencian (Hate Speech)

Kelima hal ini biasa juga disebut perinsip-perinsip hak asasi manusia di dalam Islam. Siapapun tidak boleh mengganggu apalagi merampas lima hak asasi manusia tersebut. Jika seseorang terpaksa membunuh karena alasan mempertahankan salahsatu dari lima hak-hak tersebut maka hakim boleh membebaskan yang bersang­kutan, sepanjang tidak ada hal lain yang menjadi back-ground di dalam peristiwa tersebut.

Jiwa manusia paling berharga pada diri setiap orang. Orang bekerja secara rutin demi untuk mempertahankan hidup diri dan keluargan yang hidup di dalam tanggungannya.

Adsense

Melayangkan jiwa seseorang di dalam Islam sama dengan melayangkan jiwa semua orang, sebagaimana ditegaskan di dalam ayat: Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (mem­bunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang­siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. (Q.S. Al-Maidah/5:32).

Agama sama pentingnya dengan jiwa manusia. Karena itu wajib huk­umnya bagi setiap orang untuk meng­hargai dan melindungi agama dan kepercayaan setiap orang. Meskipun agama dan kepercayaan kita ber­beda tetap kita dituntut menghormati agama dan kepercayaan orang lain.

Baca juga : Haji Sebagai Sarana Pertobatan

Barangsiapa yang menghina ajaran agama orang lain diancam dengan acaman pidana sesuai dengan tingkat keterlibatan yang bersangkutan di dalam kasus kriminal tersebut. Karena itu, Islam sebagai sebuah ajaran tidak boleh dipaksakan kepada orang lain, sebagaimana dijelaskan di dalam firman-Nya: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). (Q.S. Al-Baqarah/2:256).

Al-Quran juga dengan tegas mengingatkan ke­pada kita bahwa urusan kesadaran be­ragama (Islam) adalah urusan Tuhan, sebagaimana disebutkan dalam ayat: Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehen­daki-Nya, (Q.S. Al-Qashash/28:56).

Mempertahankan kehormatan keluarga juga amat penting. Karena itu zina di larang keras dalam Islam, sebagaimana ditegaskan dalam ayat: Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. (Q.S. Al-Isra’/17:32).

Demikian pula memelihara akal pikiran amat penting kedudukannya di dalam Islam, karena itu segala sesuatu yang bisa merusak pikiran di larang dalam Islam, seperi mengkonsumsi produk-produk tidak halal, khususnya minuman atau makanan yang mema­bukkan seperti minuman beralkohol tinggi. Islam juga memperjuangkan hak-hak privasi masyarakat, seperti rumah, kendaraan, dan perhiasan ber­harga lainnya. Kedua larangan tera­khir banyak sekali dalilnya di dalam Al-Qur’an dan hadis. 

Baca juga : Belajar Menerima Kenyataan

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Jumat, 26 Juli 2024 dengan judul "Membiasakan Istiqamah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense