Tausiah Politik
Sebelumnya
Orang-orang yang serakah dalam sistem kapitalisme semakin parah karena kehidupan konsimerisme sudah dipicu dan dirangsang oleh iklan bermacam-macam, karena itu masyarakat kapitalis tidak pernah selesai berkonsumsi.
Baca juga : Deliberalisasi Untuk Deradikalisasi
Konsumerisme sudah merupakan gaya hidup, atau kebudayaan bagi kaum selfishness. Jika kita melakukan pembiaran terhadap gaya hidup selfishness ini maka cepat atau lambat martabat kemanusiaan akan jatuh ke titik nadir.
Baca juga : Iblis Dan Malaikat Penguji Iman
Dalam Islam, cinta memiliki banyak tingkatan, bahkan Bahasa Arabnya cinta ada 14 dalam kamus Bahasa Arab. Mulai dari cinta monyet (palsu) sampai kepada cinta sejati (mahabbah). Cinta kepada Tuhan dan kepada Nabi betul-betul cinta tanpa pamrih. Jika cinta mahabbah sudah mulai tertancap ke dalam hati sanubari seseorang maka akanterungkap sejumlah kata yang sulit dimengerti tetapi bisa difahami, misalnya ungkapan Rabi’ah al-‘Adawiyah: Jika aku menyembah Engkau karena ingin masuk surga jangan masukkan aku ke dalamnya. Jika aku menyembah-Mu karena takut neraka maka masukkan aku ke dalamnya. Aku menyembah-Mu semata-mata karena cinta (mahabbah).
Baca juga : Keberadaan Islam Wetu Telu Di Lombok
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 dan 7 edisi Rabu, 18 Desember 2024 dengan judul "Memupuk Cinta Sejati Antara Sesama Makhluk"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.