Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Agama dan kepercayaan masyarakat pesisir Ciamis, Jawa Barat banyak dipengaruhi oleh tradisi nenek moyang Jawa Barat.
Menurut hasil penelitian Puslitbang Kehidupan Beragama, Kementerian Agama, meskipun mereka secara formal beragama Islam tetapi dalam kenyataan sehari-hari, melakukan praktek keagamaan leluhur mereka.
Baca juga : Agama Cina Hakka Di Singkawang
Dalam Carita Parahiyangan disebutkan bahwa orang yang pertama kali memeluk agama Islam di wilayah itu ialah Bratalegawa, putra kedua Prabu Guru Pangandiparamarta Jayadewabrata, Sang Penguasa Kerajaan Galuh. Ia semula tertarik menjadi saudagar antar pulau bahkan ke China, Sri Lanka, Iran hingga ke negeri Arab.
Persinggungannya dengan sejumlah bangsa yang berpenduduk mayoritas muslim, membuatnya mudah menerima agama Islam. Walaupun dalam prakteknya tampak masih ada sinkretisme dengan kepercayaan nenek moyangnya.
Bentuk sinkretisme kalangan warga pesisir Ciamis antara lain rutinitas upacara ritual hajat laut dengan mengadakan pertunjukan wayang golek dan wayang kulit, acara ruwatan untuk membebaskan manusia dan alam dari malapetaka dan marabahaya.
Pertunjukan wayang bukan hanya sekedar hiburan tetapi seperti menjadi suatu “kewajiban” untuk melakukannya guna memelihara keselarasan antara alam dan manusia bersama dengan Sang Maha Kuasa.
Cerita-cerita yang dimainkan memang didasarkan dari epik Mahabharata dan Ramayana, yang lebih kental dengan pengaruh tradisi Hindu. Kehadiran dunia wayang juga berfungsi untuk menghadirkan suasana batin guna memudahkan terciptanya ketenangan batin dan kehalusan budi pekerti.
Warga pesisir juga mengenal apa yang disebut dengan “libur nelayan” yaitu hari-hari tertentu nelayan tidak boleh melaut seperti Jumat Kliwon. Para nelayan diserukan untuk melakukan pembersihan diri, yang kebetulan hari Jumat diwajibkan untuk shalat Jumat bagi kaum pria.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.