Dark/Light Mode
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Untuk melestarikan kemabruran ubudiyah diperlukan suasana batin untuk tetap memelihara tabungan sosial (social saving) yang selama ini dilakukan, seperti bersedekah, berjariyah, dan berinfaq, dan berbagai hal yang bisa menyenangkan dan memberdayakan umat dan masyarakat.
Sebagai layaknya sebuah Rekening Tabungan Sosial (RTS), adakalanya kita menyimpan dan adakalanya kita menarik. Jika kita banyak menyetor ke dalam RTS maka sudah barang tentu akan memberikan efek positif ke dalam pikiran dan suasana batin kita.
Sebaliknya jika RTS tidak pernah bertambah, bahkan terus ditarik hingga yang muncul saldo minus, maka sudah barang tentu akan memberikan efek negatif ke dalam pikiran dan suasana batin kita.
Wujud penyetoran RTS bisa dalam bentuk menjalankan ibadah khusus seperti menjalankan fungsi-fungsi kehambaan, seperti shalat, berzikir, berpuasa, mengeluarkan zakat, dan malaksanakan haji, tadarrusan, mengikuti pengajian, dan lain sebagainya.
Baca juga : Berorientasi Husnul Khatimah
Bisa juga dalam bentuk menjalankan ibadah-ibadah sosial seperti menjalankan fungsi-fungsi kekhalifahan, misalnya melestarikan lingkungan hidup, membantu fakir miskin, membersihkan fasilitas umum, berkata jujur, dan lain sebagainya.
Sedangkan wujud penarikan RTS bisa dalam bentuk meninggalkan perintah Tuhan, sepeti meninggalkan shalat, puasa wajib, zakat, haji, dan kewajiban agama lainnya.
Demikian pula mengerjakan larangan Tuhan, seperti berzina, berbohong, hasad, munafik, sumpah palsu, membuka aurat, makan makanan haram, khiyanat, tidak menepati janji, dan lain sebagainya.
Banyak ayat yang mengimbau agar manusia mengoptimalkan penyetoran RTS, antara lain: Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al-Baqarah/2:110). Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula. (Q.S.Al-Zalzalah/99:7-8).
Baca juga : Hidup Ini Adalah Seni
Banyak juga ayat yang mengingatkan agar manusia menghindari untuk melakukan penarikan TRS seperti: Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S. An-Nisa’/4:110). Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah. (Q.S. An- Nisa’/4:123).
Dampak positif penyetoran ke RTS antara lain suasana batin lebih tenang, tenteram, segar, dan bahagia. Perasaan menjadi aman dan atmosfir kehidupan terasa luas dan tidak sumpek. Seperti semua orang ikhlas menerima diri kita apapun adanya diri kita. Rasa percaya diri kita juga semakin kuat, sehingga selalu muncul rasa keberanian dan ketegaran menjalani kehidupan ini.
Sikap kita menjadi proaktif, energetik, penuh spirit, dan semangat hidup lebih tinggi. Kalaupun di hadapan kita ada musibah maka musibah itu lebih mudah diatasi. Ini semua dampak positif banyaknya isi RTS kita. Sebaliknya jika RTS kosong, apalagi dengan saldo minus, maka suasana batin menjadi kacau, sumpek, lemas, selalu dihantui rasa takut, curiga, dan malu. Tidak ada rasa percaya diri dan sikap kita pun sering reaktif, yang berakibat menjauhnya orang-orang dari kita.
Sehubungan dengan ini, Allah Swt sudah memperingatkan kepada kita: Barang siapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barang siapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan. (Q.S. al-Qashah/28:84).
Baca juga : Berlomba-lomba Dalam Kebaikan
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 8, edisi Minggu, 22 Desember 2024 dengan judul "Mengontrol Social Saving"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.