Tausiah Politik
Sebelumnya
Di AS dan Eropa, walaupun populasi penduduk kedua penganut agama ini berimbang, namun proaktifnya institusi kosher dalam melindungi warganya untuk terjerumus ke dalam makanan dan barang haram (tidak kosher) lainnya jauh lebih aktif. Sehingga kaum Yahudi di mana pun berada selalu diingatkan makna kosher ini.
Di minimarket atau supermarket, brosur, selebaran, spanduk, termasuk tentunya label Kosher (K) sudah lama menghiasi papan-papan pengumuman di depam mall, minimarket, supermarket, hypermaket, sampai kepada grosir di luar kota. Mereka sudah sangat disiplin mengontrol.
Baca juga : Misteri Dibalik Produk Halal-Kosher (Bagian 1)
Sedangkan asosiasi pengusaha produk halal bagi warga Muslim di AS dan Eropa relatif usianya masih amat muda, meskipun sudah lama umat Islam mendiami kedua kawasan ini. Meskipun usianya masih muda, namun pertumbuhan bisnis produk halal di kedua negeri ini semakin pesat, bahkan volumenya jauh lebih besar dibanding dengan produk kosher.
Jika kelompok agama Yahudi dan Muslim bisa duduk bersama mempromosikan konsep makanan dan minuman halal buat manusia, maka bisa saling mendukung satu sama lain. Semoga kerja sama ini juga nantinya bisa berefek positif kepada hal-hal lain.
Baca juga : Misteri Dibalik Larangan Zina
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Senin, 28 April 2025 dengan judul "Keajaiban Al-Qur’an (44) Misteri Di Balik Halal-Kosher (Bagian 2 - selesai)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.