Tausiah Politik
Sebelumnya
Pada mulanya Thailand merupakan satu kesatuan wilayah di bawah kekuasaan Kerajaan Pattani Raya hingga abad ke-12. Keadaan berubah setelah berdirinya Kerajaan Sukhothai, yang membuat umat Islam mengalami berbagai tekanan. Meski demikian, meskipun Thailand kini dikenal sebagai negara Buddha, kerajaan tetap memberikan dukungan yang cukup terhadap pertumbuhan dan kehidupan umat Islam.
Urusan agama Islam di Thailand berada di bawah kewenangan seorang mufti yang bergelar Syaikhul Islam (Chularajmontri). Mufti ini berada di bawah Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pendidikan serta bertanggung jawab kepada Raja. Ia bertugas mengatur kebijakan terkait kehidupan umat Islam, termasuk penentuan awal dan akhir bulan hijriah.
Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: Madagaskar
Jumlah umat Islam di Thailand mencapai sekitar 4,6%, atau sekitar 4 juta jiwa dari total populasi 65 juta. Kini, Islam menjadi agama terbesar kedua setelah Buddha.
Jumlah masjid di Thailand belum memiliki data terbaru yang memadai. Data lama dari Kantor Statistik Nasional Thailand tahun 2007 mencatat adanya 3.494 masjid, meskipun belum jelas apakah angka tersebut termasuk musala atau tidak. Mayoritas umat Islam Thailand beraliran Sunni (99%), sementara sisanya menganut Syiah (1%). Proses masuknya Islam ke Thailand sudah berlangsung sejak Kerajaan Siam mengakui wilayah Kerajaan Pattani Raya yang dikenal dengan nama Pattani Darussalam.
Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: Serbia
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Selasa, 2 Desember 2025 dengan judul "Harapan Dunia Terhadap Indonesia: Thailand"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.