BREAKING NEWS
 

Kajian Teosofi (14)

Antara Hukama dan Kuhana

Sabtu, 4 April 2026 06:09 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Hukama ialah ahli hikmah atau makrifah, yaitu orang-orang yang dianugerahi oleh Tuhan kemampuan untuk mengetahui hal-hal gaib atau menyingkap rahasia-Nya. Upaya yang dilakukan untuk memahami makrifah dan ilmu-ilmu tingkat tinggi antara lain melalui olah batin (mujahadah dan riyadhah), seperti menekuni ibadah wajib dan sunnah, menjauhi seluruh larangan Tuhan, serta melakukan berbagai amal kebajikan dengan penuh keikhlasan.

Sebagai balasannya, Tuhan menganugerahkan berbagai keutamaan. Atas kehendak-Nya, mereka dapat mengobati penyakit melalui doa, menunjukkan tanda-tanda karamah (kekeramatan), seperti mampu berpuasa berhari-hari, berjalan di atas air, memberikan ketenteraman, serta membantu pemenuhan hajat orang lain melalui doa-doanya.

Sementara itu, kuhana lebih dekat pengertiannya dengan paranormal atau dukun, yaitu orang-orang yang memiliki kemampuan supranatural sebagai hasil dari amalan-amalan khusus yang diperoleh melalui guru atau pembimbing spiritualnya. Kuhana pada umumnya dikaitkan dengan praktik black magic atau setidaknya menempuh cara-cara yang tidak lazim dalam ajaran agama, sehingga praktik perolehan ilmunya kerap dipandang kontroversial.

Baca juga : Antara Epistemologi Sains dan Agama

Kuhana sering kali lebih populer karena banyak didatangi oleh berbagai kalangan, termasuk selebritas. Mereka bisa berasal dari kalangan politisi yang ingin memperoleh kedudukan lebih baik, artis yang ingin meningkatkan popularitas karyanya, hingga pebisnis yang berharap usahanya semakin maju.

Perbedaan antara hukama dan kuhana terkadang sangat tipis. Bahkan, fungsi dan penampilan keduanya bisa memiliki kemiripan.

Adsense

Ada hukama yang juga dikenal sebagai kiai karena memiliki pondok pesantren, namun sekaligus seorang seniman, sehingga sulit dibedakan dengan tokoh kuhana. Sebaliknya, ada pula kuhana yang berpenampilan alim, menyerupai ustaz. Tidak sedikit tokoh yang sulit dipastikan apakah termasuk hukama atau kuhana.

Baca juga : Epistemologi Khidir dan Nabi Musa

Perbedaan yang lebih jelas dapat dilihat dari pengamalan syariat yang dijalankan bersama murid atau pengikutnya. Para hukama umumnya memiliki pemahaman syariat dan hakikat yang mendalam. Amalan, wirid, dan doa yang mereka ajarkan biasanya bersumber dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis.

Para murid tidak hanya memperoleh doa dan wirid khusus, tetapi juga wawasan keagamaan, karena hukama lebih sering berdakwah daripada membuka praktik pengobatan. Bahkan, tidak sedikit di antara mereka yang menyembunyikan kemampuan supranatural yang dimilikinya.

Sebaliknya, kuhana sering kali mendramatisasi kemampuan yang dimilikinya kepada publik. Ada yang secara terbuka mengiklankan diri sebagai sosok yang mampu mengobati berbagai penyakit dan menyelesaikan beragam persoalan hidup. Dalam beberapa kasus, mereka bahkan didukung oleh pihak tertentu seperti manajer atau lembaga jasa yang mempromosikan diri mereka.

Baca juga : Meninjau Epistemologi Keilmuan

Orientasi kuhana umumnya lebih condong pada aspek bisnis dan keuntungan. Sebagian dari mereka menetapkan tarif yang tinggi, yang sering kali melibatkan banyak pihak dalam praktiknya. Sementara itu, hukama lebih berorientasi pada pemberian pencerahan dan manfaat bagi masyarakat.

Tidak jarang praktik kuhana menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Bahkan, sebagian kasus dilaporkan kepada pihak berwajib karena mengandung unsur penipuan, pelecehan seksual, atau tindak kriminal lainnya. 

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Sabtu, 4 April 2026 dengan judul "Kajian Teosofi (14) Antara Hukama dan Kuhana"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense