BREAKING NEWS
 

Perubahan Geopolitik Dunia Saat Ini Membutuhkan Transformasi Organisasi PBB (Bagian II-Habis)

Selasa, 23 Juni 2026 07:54 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata

 Sebelumnya 
Sebaliknya, stabilitas politik merupakan kemampuan seluruh elemen bangsa untuk mengelola perbedaan melalui mekanisme konstitusional, menghormati ­hasil-hasil demokrasi, memperkuat supremasi hukum, ­serta menempatkan kepentingan ­nasional di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan politik jangka pendek. Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang ­mampu menjadikan perbedaan se­bagai energi untuk memperkuat ­persatuan.

Dalam negara sebesar Indonesia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, ratusan kelompok etnis, bahasa, dan budaya, maka keniscayaan stabilitas politik merupakan modal stra­tegis yang tidak ternilai. Lebih dari itu, ­stabilitas politik Indonesia saat ini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan visi Indo­nesia Emas 2045. Ber­bagai agenda strategis seperti hili­risasi ­industri, penguatan ketahanan pangan dan energi, transformasi digital, modernisasi pertahanan, pembangunan ekonomi maritim, serta ­peningkatan kualitas sumber daya manusia hanya dapat berjalan secara optimal apabila didukung oleh situasi politik yang kondusif.

Baca juga : Perbaikan Tata Kelola Makanan

Keberhasilan Indonesia menjaga stabilitas politik juga akan memperkuat posisi diplo­masi nasional. Dunia akan lebih mendengar gagasan Indonesia mengenai reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa apabila Indonesia mampu menunjukkan keberhasilan dalam mengelola negaranya sendiri. Kredibilitas internasional tidak dibangun hanya melalui kemampuan berbicara di forum global, ­tetapi juga melalui keberhasilan menghadirkan pemerintahan yang efektif, birokrasi yang profe­sional, ekonomi yang ­tangguh, serta masyarakat yang tetap ­bersatu di tengah ber­bagai tantangan. Dengan kata lain, stabilitas politik nasional merupakan sumber kekuatan diplomasi Indonesia.

Dengan seluruh modal sejarah tersebut, Indonesia memiliki legitimasi moral untuk ikut mendorong transformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Reformasi Dewan Keamanan perlu diarahkan pada pening­katan representasi negara-negara berkembang, khususnya dari Asia, Afrika, dan Amerika Latin, sehingga struktur pengambilan keputusan lebih mencerminkan realitas geopolitik abad ke-21. Maka mekanisme penggunaan hak veto juga perlu dievaluasi agar tidak menjadi penghalang bagi penyelesaian konflik kemanusiaan maupun penegakan hukum internasional.

Baca juga : Perubahan Geopolitik Dunia Saat Ini Membutuhkan Transformasi Organisasi PBB (Bagian I)

Pada saat yang sama, PBB harus memiliki mekanisme yang lebih tegas dalam memberikan sanksi kepada negara mana pun yang melakukan agresi, ke­ja­hatan perang, maupun pe­langgaran terhadap kedaulatan negara lain. Hukum inter­nasional hanya akan dihormati apabila diterapkan secara adil dan ­konsisten, tanpa mem­bedakan besar kecilnya kekuatan suatu negara.

Maka transformasi PBB harus mampu mengantisipasi tantangan-tantangan baru yang belum dikenal ketika organisasi tersebut didirikan pada tahun 1945. Ancaman keamanan siber, kecerdasan artifisial, perubahan iklim, keamanan maritim, ke­tahanan energi, ketahanan ­pangan, pandemi, hingga pe­rebutan mineral strategis. Semua ini membutuhkan tata kelola internasional yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Baca juga : Kedaulatan RI Menjadi Tantangan Strategi Penyelenggaraan Manajemen Pemerintahan

PBB masa depan tidak cukup hanya menjadi forum diplomasi. Tetapi harus berkembang menjadi institusi global yang mampu membangun keper­cayaan, ­memperkuat solidaritas antarbangsa, dan menjadi ­penjaga utama keadilan internasional.

Prof. Dr. Drs. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS, adalah Pemerhati ­Geopolitik, dan Geostrategi, serta ­Manajemen Pemerintahan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense