Sebelumnya
Bagaiamana dengan Bambang Widjojanto sebagai panelis debat capres?
Enggak ada masalah ditunjuknya Pak BW (Bambang Widjojanto). Saya kira KPU sudah punya pertimbangan yang komprehensif. Mulai dari sisi kapasitas, sisi integritas, atau juga sisi lain profesionalitas, itu akan menjadi patokan mereka.
Jadi kami berharap dari pertanyaan yang mereka ajukan pertanyaan konstrukstif, edukasi, dan memberi makna. Baik debat sekaligus bagi pembangunan hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Jadi saya kira kami tidak jadi masalah.
Saat ini BW menjabat sebagai Komite Pencegahan Korupsi (KPK) Pemprov DKI Jakarta dan terhitung dekat dengan Gubernur DKI Anies Baswedan yang didukung oleh partainya Prabowo Subianto. Anda tidak khawatir itu?
Iya, kami tahu bahwa Pak BW tidak netral dan kami tahu sebagai pendukung. Tetapi itu tidak ada masalah. Toh apapun yang disampaikan akan bisa kami jawab.
Karena faktanya memang begitu, ya jadi tidak ada masalah. Mereka tujuh orang itu tugasnya mem¬buat pertanyaan-pertan-yaan saja. Jadi kami tahu bahwa beliau itu memiliki keberpihakan, namun bagi kami itu tidak ada masalah dengan kapasitasnya.
Baca juga : YASONNA H LAOLY : Kebebasan Harus Diatur Supaya Tertib
Anda mengatakan BW tidak netral, apa TKN tidak khawatir nantinya pertanyaan-pertanyaan dari BW bakal menyudutkan Jokowi-Ma’ruf Amin?
Ya, nanti kan publik akan bisa menilai mana pertanyaan yang tendesius. Niatnya menjatuhkan atau tidak. Jadi kami nantikan saja. Prinsipnya bukan pada pertanyaan, tapi bisa dijawab atau tidak.
Jadi selama Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin menampilkan kejujuran apa adanya, saya kira tidak ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab melainkan akan dijawab dengan baik.
TKN tidak berencana mengusulkan mengganti BW?
Saya kira biar saja itu sudah keputusan.
Baca juga : FRANSISKA FITRI : Pemerintah Terlalu Dalam Mencampuri Ormas
TKN tidak khawatir BW membawa hal itu saat menjadi panelis debat nanti?
Kita lihat saja nanti seperti apa. Yang saya yakin Mas BW orang bijak dan profesional.
Secara umum TKN menilai semua panelis seperti apa?
Jadi secara prinsip melihat mereka itu sebagai orang-orang profesional, walaupun pada perjalanannya adalah orang-orang yang memiliki kedekatan. Bahkan disebut partisan.
Bisa jadi mereka dititipi pertanyaan-pertanyaan dari kubu Pak Prabowo, ya tidak apa-apa. Prinsip kami, kami siap saja, kami akan memberi jawaban-jawaban yang apa adanya.
Baca juga : JAJA AHMAD JAYUS: Kerja Sama MA Dengan Kami Bisa Lebih Intens
Kami tidak khawatir apapun pertanyaan-pertanyaan itu termasuk pertanyaan yang dianggap akan menyudutkan juga kami tidak khawatir. Bahkan pertanyaan untuk menjatuhkan sekalipun kami tidak khawatir.
Pasalnya bagi kami kepemimpinan Pak Jokowi dan kebijakan Pak Jokowi selama ini sudah tepat, benar, on the track, dan dia mampu di bidang yang ditawarkan untuk menjadi subjek perdebatan pertama.
TKN yakin bisa memenangi perdebatan perdana ini?
Kami sama sekali tidak khawatir dan menilai bahwa peluang kami memenangkan perdebatan babak pertama insya Allah kemungkinan besar. Apalagi kami unggul di bidang konsep, capaian, cita-cita, dan harapan sudah tercapai serta luar biasa. Saya kira akan kami menangkan pertarungan tersebut dan kami sedang mendorong agar debat ini betul-betul mampu menggambarkan komitmen track record capaian kerja dan program visi-misi di bidang yang ditentukan KPU. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.