BREAKING NEWS
 

Aplikasi Kontrol Hipertensi Rancangan FKM UI, Tanpa Internet

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 31 Januari 2022 23:28 WIB
Hipertensi memerlukan monitoring secara berkala untuk mengendalikan tekanan darahnya. (Foto Kemenkes)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komorbid pada lansia yang paling tinggi adalah hipertensi, yang memerlukan monitoring secara berkala untuk mengendalikan tekanan darahnya.

Di masa pandemi Covid-19, terjadi penurunan kedatangan warga lanjut usia (lansia) ke fasilitas kesehatan, karena mempertimbangkan risiko ketika berkunjung. Selain itu, pelayanan kesehatan di puskesmas saat ini lebih konsentrasi terhadap pasien Covid-19.

Baca juga : Kapolri Puji Kontribusi Muhammadiyah Dalam Penanganan Pandemi

Sedangkan kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) lansia di banyak Puskesmas ditiadakan dan dialihkan ke layanan daring. Padahal, lansia tergolong kelompok yang mengalami kesulitan dapat mengakses dan menggunakan internet, sehingga pelayanan lansia terhambat dan kesehatan lansia sulit terpantau.

Fakta ini mendorong Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) yang terdiri dari 9 mahasiswa dan diketuai  Dr. Atik Nurwahyuni, merancang sebuah aplikasi bernama “AKSI (Aplikasi Kontrol Hipertensi)”.

Baca juga : Akademisi IPB: Anggaran Pertahun Menurun, Produksi Pangan Terancam

AKSI  dirancang untuk memantau faktor-faktor risiko penyebab hipertensi, sehingga kegiatan pemantauan yang dilakukan di (Posbindu) dan Prolanis yang saat ini ditiadakan, dapat tetap dilaksanakan walaupun dengan cara yang berbeda.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan untuk memantau para penderita hipertensi. Apalagi penyakit ini adalah salah satu penyakit komorbid tertinggi penyebab Covid-19.

Adsense

Baca juga : Nikson Berhasil Buka Sentra Pertanian Di Tapanuli Utara

AKSI dikembangkan berbasis KoboToolbox tersebut dapat memberikan pesan kesehatan secara otomatis di akhir pengisian form penilaian mandiri, sehingga lansia dapat mengetahui apakah pola perilaku kesehatan mereka sudah baik atau belum.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense