Dewan Pers

Dark/Light Mode

Nikson Berhasil Buka Sentra Pertanian Di Tapanuli Utara

Rabu, 8 Desember 2021 23:15 WIB
Bupati Taput, Nikson Nababan menghadiri  Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jakarta, Rabu (8/12).
Bupati Taput, Nikson Nababan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jakarta, Rabu (8/12).

RM.id  Rakyat Merdeka - Bupati Tapanuli Utara (Taput), Nikson Nababan menyampaikan keberhasilan kepemimpinannya dalam membangun Kabupaten Tapanuli Utara. Salah satunya, Bandara Silangit menjadi Bandara International 

Hal itu diungkapkan, Nikson di depan para pimpinan perusahaan pers se-Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jakarta, Rabu (8/12). 

"Untuk ke Jakarta sekarang tidak harus menghabiskan waktu 10 jam lagi. Berkat dukungan Pak Jokowi, bisa langsung dari Taput ke Jakarta," ujar Bupati Nikson mengawali pembicaraan. 

Diketahui, sejak tahun 2016 Bandara silangit sudah didarati oleh pesawat berbadan besar dari dan menuju Bandara Halim Perdana Kusuma dan Bandara Soekarna Hatta dengan berbagai maskapai penerbangan nasional. 

Berita Terkait : Sehari 2 Kali Kebakaran, Pemprov DKI Diminta Tata Ulang Kawasan

Eks wartawan ini menjelaskan, komitmennya dalam membangun Tapanuli Utara dari desa. Ia mengklaim bahwa upayanya itu merupakan gerakan perubahan untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan mandiri. 

"Desa kuat otomatis kota maju. Untuk mewujudkannya, perputaran perekonomian masyarakat petani harus berjalan dengan baik dengan terbukanya lahan tidur pertanian dan tersedianya Insfrastruktur," ujar Nikson.

Di periode pertamanya, Nikson membidik sektor pertanian menjadi salah satu upaya dalam mempercepat pertumbuhan perekonomian desa. 

Membangun desa sebagai pusat percepatan pembangunan terus dilanjutkan di periode kedua kepemimpinannya dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas jalan untuk memperluas pertumbuhan ekonomi, penguatan integritas wilayah dan interkoneksi dengan kawasan pembangunan sekitarnya. 

Berita Terkait : Google For Education Bersama Kelas Juara Roadshow Di Tiga Kota

Karenanya, pembukaan jalan sentra pertanian menjadi salah satu akses interkoneksi menjadi prioritas utama. 

"Masyarakat desa sudah merdeka karena lahan tidur yang dulunya terbiarkan, kini sudah dikelola menjadi lahan pertanian," jelasnya. 

Kemudian jalan interkoneksi desa dan jalan pertanian sudah terbuka. Yang dulunya masyarakat desa berjalan kaki dengan memikul beban berat,  kini sudah merdeka karena akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda maupun mobil. 

“Hasil produksi pertanian pun sudah meningkat karena mobilitas pendistribusian barang hasil pertanian ke pusat kecamatan dan kabupaten sudah lancar," imbuh Nikson. 

Berita Terkait : Aplikasi Pelari Jaktim, Bentuk Inovasi Layanan Pertanahan di Era Digital

Untuk membangun Tapanuli Utara dari pinggiran desa ini, diakuinya merupakan wujud nyata dari cita -cita Presiden Jokowi membangun Indonesia dimulai dari desa. [MFA]