RM.id Rakyat Merdeka - Brigjen (Purn) Budi Setiawan menerima penghargaan dari Pengasuh Pakarang Adat Nusantara Abah Dr Yusuf Bahtiar, serta disematkan sebuah pin oleh Abah Anton Charliyan, yang merupakan mantan Kapolda Jawa Barat.
Mantan Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Polri itu mendapatkan penghormatan sebagai salah satu tokoh Sunda yang menjadi panutan dan disegani, lantaran mengharumkan dan memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sunda.
Baca juga : Rusia Haramkan 963 Warga AS Masuk Negaranya, Presiden Joe Biden Termasuk
Penyerahan penghargaan dilakukan di hadapan sejumlah elemen ormas serta pegiat adat budaya dan keagamaan, di Bandung, Jawa Barat.
Abah Yusuf Bahtiar yang merupakan tokoh besar dari suku Sunda tersebut, menyematkan ikat kepala Sunda kepada Budi. Sementara Irjen (Purn) Anton Charliyan, menyematkan pin kepada Budi yang pernah menjabat sebagai Kapolresta Bandung Barat itu. Anton juga membawakan sarasehan dan memberikan pengetahuan sejarah Sunda kepada hadirin.
Baca juga : Pengamat: Pemekaran Bawa Perubahan Signifikan Terhadap Pembangunan
"Saya senang sekali bisa memberikan pin Barisan Patriot Pejuang Merah Putih (BP2MP) kepada Brigjen (Purn) Budi Setiawan dan sama sama menjaga keutuhan budaya Sunda dan kesatuan masyarakat Sunda pada khususnya," kata Anton, Selasa (24/5).
Dalam kesempatan itu, turut hadir Humas Setya Kita Pancasila Sandy Tumiwa, Habib Djafar Sidiq bin Yahya serta Sekjen Kita Pancasila Meyske Yunita.
Baca juga : Masyarakat Jangan Euforia Berlebihan
Budi mengaku sangat berterima kasih dan terharu atas apresiasi tersebut. Ia pun berjanji akan bersama-sama dengan masyarakat Sunda dimanapun berada, terus menjaga dan melestarikan budaya luhur Sunda.
"Ikat kepala Sunda adalah simbol bahwa suku Sunda yang berada dalam satu kesatuan Negara Republik Indonesia. Dengan demikian, simbol ini akan terus menjadi pengingat bagi saya untuk menjadi orang Sunda yang berbudi pekerti luhur sebagaimana budi pekerti leluhur kita yang kita semua hormati," papar Budi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.