Sebelumnya
Berapa anjuran waktu olahraga yang ideal untuk lansia? Jamot menjelaskan, ada dua jenis aktivitas fisik atau olahraga yang bisa dilakukan oleh lansia, yaitu aktivitas sedang dan aktivitas berat.
Sementara untuk aktivitas sedang, dianjurkan untuk dilakukan selama 150 menit per minggunya, seperti misal 30 menit sehari dan 5 kali seminggu. Sedangkan untuk aktivitas berat dianjurkan selama 75 menit tiap minggunya.
Lebih lanjut Jamot menuturkan, lansia dianjurkan juga untuk mengurangi waktu duduk dan berbaring terlalu lama karena hal ini dapat menurunkan kualitas hidup sewaktu-waktu, serta lakukan aktivitas yang dapat meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan fleksibilitas minimal 2-3 kali dalam seminggu.
Anjuran aktivitas fisik/olahraga aman untuk lansia
Melakukan aktivitas fisik secara reguler dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan Anda pada saat sudah memasuki usia lanjut.
Baca juga : Balon Dicurigai Mata-mata China, Terbang Di Langit Amerika
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menghindari terjadinya cedera dan masalah kesehatan. Menurut Jamot para lansia bisa memilih 30 menit aktivitas ringan hingga sedang, 15 menit aktivitas berat, atau menggabungkan keduanya. Kemudian diikuti dengan olahraga untuk meningkatkan kekuatan, kesimbangan, maupun fleksibilitas. Untuk aktivitas ringan-sedang.
Aktivitas sedang bisa dikategorikan sebagai aktivitas kecil-kecil yang membuat diri tetap bergerak, seperti berjalan, bersepeda, hingga kegiatan sehari-hari seperti membersihkan rumah dan memotong rumput.
Sementara untuk aktivitas berat dapat meningkatkan intensitas detak jantung dan pernapasan seperti berlari kecil (joging), berenang, senam aerobik, dan mendaki gunung. Selain itu, Jamot menyarankan untuk olahraga yang bisa melatih kekuatan.
Ada banyak kegiatan yang dapat melatih kekuatan seperti mengangkat beban, yoga, pilates, lompat tali, dan masih banyak lagi.
Sebelum menentukan kegiatan melatih kekuatan,Ia menyraankan sebaiknya para lansia mengkonsultasikan diri kepada dokter atau profesional terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya cedera saat olahraga.
Baca juga : Ini Kata Pengamat, Soal Harga BBM Yang Demen Turun Naik
Lebih lanjut Jamot menjelaskan, olahraga bagi lansia mempunyai beberapa keuntungan, diantaranya melatih keseimbangan. Melatih keseimbangan merupakan aktivitas yang tidak begitu membutuhkan tenaga yang besar.
"Aktivitas ini sangat cocok untuk dilakukan di akhir olahraga. Sama seperti melatih kekuatan, sebaiknya kita mengkonsultasikan diri kepada profesional terlebih dahulu agar terhindar dari cedera," ujarnya dalam keterangan, Jumat (3/2).
Dengan melakukan olahraga tersebut bisa dimulai dengan berjalan cepat di pagi hari selama 30 menit, kemudian diikuti dengan senam aerobik, mengangkat beban, hingga ditutup lewat dengan berdiri dengan 1 kaki atau berjalan secara terbalik. Lalu olahraga apa yang harus dihindari lansia.
Ia menjelaskan setiap orang memiliki tingkat kebugaran yang berbeda-beda, ini membuat setiap orang pasti akan memiliki rutinitas olahraga yang berbeda-beda.
Aktivitas sedang mungkin bisa terasa berat pada Anda dan aktivitas berat bisa terasa sedang pada orang lain, sehingga akan membutuhkan waktu untuk mengetahui aktivitas yang cocok untuk lansia.
Baca juga : Ironi Yang Telanjur Biasa
Menurutnya pada lansia mungkin masih bisa melakukan lompat-lompat atau berlarin, amun orang lain mungkin akan merasakan hal yang berbeda karena beberapa faktor, seperti gangguan pada tulang atau jantung yang mungkin mereka miliki.
Pada usia lansia ini, Jamot tidak menyarankan lansia untuk berolahraga berat dan berbahaya, seperti push up dan sit up, berlari cepat (sprint) dan senam dengan intensitas cepat dan tinggi.
"Jangan segan untuk Imemeriksakan diri pada dokter secara rutin dapat membantu untuk menentukan jalan kebugaran yang tepat bagi diri sendiri," pungkasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.