BREAKING NEWS
 

Sampah Jadi Saldo, Karyawan Wings Group Ramai-Ramai Pilah Sampah dari Rumah

Reporter : MERRY APRIYANI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 14 September 2026 07:59 WIB
Program Bank Sampah Karyawan di kantor WINGS Group didampingi oleh Bank Sampah Kartini 09, bank sampah binaan Yayasan WINGS Peduli. (Foto: Dok. Wings)

RM.id  Rakyat Merdeka - Biasanya sampah dibuang setelah memenuhi tempat sampah. Tapi, karyawan Wings Group justru punya kebiasaan baru, sampah dari rumah dibawa ke kantor.

Bukan untuk memenuhi tong sampah, melainkan disetorkan ke bank sampah dan mengubah menjadi saldo tabungan. Kebiasaan ini muncul lewat program Bank Sampah Karyawan yang digagas Yayasan Wings Peduli di kantor Wings Group, Cakung, Jakarta Timur.

Program tersebut menjadi bagian dari kampanye #PilahDariSekarang dan didampingi Bank Sampah Kartini 09, bank sampah binaan Yayasan Wings Peduli.

Tak cuma plastik atau kertas. Karyawan bisa menyetorkan berbagai material bernilai daur ulang, mulai dari plastik, kertas, kaleng hingga minyak jelantah.

Setiap bulan, sampah yang terkumpul ditimbang dan dicatat sebagai saldo nasabah. Sampah tersebut kemudian disalurkan Bank Sampah Kartini 09 kepada pelapak atau offtaker sesuai jenis materialnya untuk diteruskan ke industri daur ulang.

Baca juga : Tak Ingin Jamur Terbuang, Astuti Bangun Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Hasilnya lumayan. Program yang kini diikuti puluhan nasabah aktif tersebut mampu mengumpulkan rata-rata 290 kilogram hingga 500 kilogram sampah terpilah dalam setiap penimbangan.

Seva Nefertiti, perwakilan Yayasan Wings Peduli, mengatakan kebiasaan memilah sampah akan lebih mudah dilakukan jika tersedia sistem yang praktis sekaligus memastikan sampah benar-benar masuk ke jalur pengelolaan yang bertanggung jawab.

“Kami percaya bahwa kebiasaan memilah sampah akan tumbuh saat masyarakat memiliki sistem yang memudahkan mereka,” ujar Seva dalam keterangannya (14/9/2026).

Adsense

Sebelum menyetorkan sampah, karyawan lebih dulu mendapat edukasi melalui Sustainability Talk bersama pengurus Bank Sampah Kartini 09.

Mereka diperkenalkan dengan cara memilah, mekanisme bank sampah hingga perjalanan sampah setelah disetorkan. Pendampingan kemudian berlanjut melalui komunikasi di WhatsApp Group dan kegiatan penimbangan bulanan.

Baca juga : Unpam Dorong Ekonomi Sirkular, Bank Sampah Kampung Darling Kini Go Digital

Jadi, karyawan tak sekadar tahu sampah mana yang bisa dipilah, tetapi juga tahu ke mana sampah tersebut berakhir. Bagi Sheila, salah satu karyawan, kehadiran bank sampah di kantor membuat kebiasaan memilah menjadi jauh lebih praktis.

“Saya cukup membawa sampah ke kantor, lalu proses penimbangan dan pencatatan dilakukan sekaligus. Yang paling melegakan, saya tahu sampah yang disetorkan akan didaur ulang secara bertanggung jawab,” katanya.

Mona bahkan ikut mengajak keluarga di rumah untuk berburu sampah yang bisa disetorkan. Menurutnya, ada kepuasan tersendiri ketika hasil memilah sampah akhirnya tercatat menjadi saldo di buku tabungan.

“Ketika ada program ini, saya langsung mengajak ART di rumah untuk membantu pilah sampah,” ujarnya.

Sementara itu, Martaulina memilih memulainya dari hal sederhana. Ia percaya kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus bisa memberikan dampak lebih besar bagi lingkungan.

Baca juga : MSIG Indonesia Ajak Siswa Jadi Agen Perubahan Lewat Edukasi Pilah Sampah

Program ini juga menjadi perkembangan baru bagi Bank Sampah Kartini 09. Sejak menjadi binaan Yayasan WINGS Peduli pada 2023, bank sampah tersebut mendapat pelatihan dan pendampingan teknis bersama Waste4Change.

Kini, pengurus Bank Sampah Kartini 09 tak hanya mendampingi warga sekitar, tetapi ikut menjadi mitra pelaksana dalam mengedukasi karyawan serta menjalankan operasional bank sampah di lingkungan Wings Group.

Lewat kampanye #PilahDariSekarang, Yayasan WINGS Peduli ingin mendorong pemilahan sampah menjadi kebiasaan sehari-hari. Sebab, kalau sampah sudah dipilah sejak dari rumah, urusan berikutnya bukan lagi sekadar membuang. Bisa disetor, didaur ulang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense