BREAKING NEWS
 

Banjir di Mandor, Landak, 268 KK Terpaksa Ngungsi

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 9 Juni 2019 09:53 WIB
Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengunjungi langsung posko penanganan banjir di Kecamatan Mandir dan memberikan bantuan untuk para korban banjir. (Foto: Istolin mewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 268 Kepala Keluarga di Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat terpaksa mengungsi, akibat banjir yang telah menelan satu korban jiwa. Berdasarkan data yang dihimpun pihak Polsek Mandor, banjir besar tersebut terjadi akibat hujan deras yang terjadi sejak Jumat (9/6) malam.

Tiga dusun, (Dusun Mandor 250 KK, Dusun Kopiang 13 KK dan Dusun Liansipi 5 KK)  atau total 268 KK terdampak  banjir. Musibah serupa juga terjadi di Kecamatan Sengah Temila. Sementara Kecamatan Kuala Behe, terkena musibah tanah longsor. Praktis, aktivitas sehari-hari masyarakat pun lumpuh.

Baca juga : BBM Arus Mudik Lancar, Pertamina Siaga Arus Balik

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, Sabtu (8/6) malam mendatangi lokasi banjir, untuk mengecek langsung kondisi di lapangan. Dalam kunjungannya tersebut, Karolin juga mendatangi langsung keluarga korban banjir yang meninggal, Heru Gunawan yang terseret arus saat mandi dan meninggal dunia.

Adsense

"Saya atas nama pribadi dan mewakili Pemkab Landak menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya adik kita, Heru. Semoga, beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan," kata Karolin di Ngabang, seperti dikutip Kantor Berita Antara.

Baca juga : Bekraf Ikut Andil di Ajang Seni Rupa Tertua Dunia

Selanjutnya, Pemkab Landak akan mengambil langkah  penanganan untuk para korban banjir, dan meminta masyarakat bersabar atas musibah tersebut. "Untuk saat ini, saya datang guna melihat langsung kondisi banjir, supaya bisa mengambil langkah dan memastikan penanganannya," kata Karolin.

Dalam kunjungan tersebut,  Karolin juga menyerahkan sejumlah bantuan sembako kepada para korban sekaligus melihat sejauh mana kesiapan petugas di lapangan. Terutama, petugas dapur umum yang menyiapkan makanan bagi para korban.

Baca juga : Gandeng Himbara, Satker Kemlu Terapkan Non-Tunai

Karolin juga menyerahkan santunan kepada korban banjir yang meninggal, dan meminta BPPD Landak untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan terkait musibah tersebut. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense