RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta merampungkan evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) penggunaan APBD tahun anggaran 2021. Hasilnya, lima Komisi memberikan sejumlah rekomendasi sebagai bahan acuan peningkatan kinerja mulai di tahun 2022 ini.
Komisi A DPRD DKI Jakarta mendorong Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta meningkatkan response time dalam menanggulangi kebakaran. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah menempatkan pos siaga kebakaran di setiap Kelurahan.
Sebab, berdasarkan data yang berhasil dihimpun, dari 267 kelurahan di Ibukota hanya 108 kelurahan yang memiliki pos siaga kebakaran.
“Persoalan utama dari lambatnya response time karena minimnya ketersediaan sarana prasarana penanggulangan kebakaran. Perlu segera diambil berbagai terobosan untuk mengatasi permasalahan tersebut,” ujar Mujiyono, Ketua Komisi A di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (18/4).
Komisi B meminta Pemprov DKI mengevaluasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasalnya dari delapan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan 23 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hanya mampu menyerap 85,38 persen atau 7,2 triliun dari total Rp 8,4 triliun anggaran (APBD/PMD).
Baca juga : Gerindra Kepulauan Selayar Mau Kerahkan Ribuan Kader
Komisi bidang perekonomian ini mendorong seluruh SKPD dan BUMD mitra melaporkan hasil rencana kerja secara berkala secara komprehensif.
“Dalam rangka penyerapan anggaran tahun 2022, DPRD merekomendasikan agar semua SKPD menyelesaikan perencanaan kegiatan dengan matang dan terperinci selambat-lambatnya triwulan II. Sehingga bisa terealisasi maksimal dengan target 98 persen,” ucap Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail.
Kemudian Komisi C merekomendasikan agar Pemprov DKI menjual sejumlah saham BUMD yang dinilai tidak menguntungkan karena tidak pernah berkontribusi memberikan deviden kepada DKI
“Merekomendasikan kepada Gubernur untuk menjual saham milik Pemprov DKI Jakarta seperti PT Cemani Toka dengan kepemilikan Saham sebesar 26,85 persen dan PT Jakarta Internasional Expo Kemayoran dengan catatan dananya dipergunakan untuk membiayai program kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi warga Ibukota Jakarta,” ungkap Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Rasyidi.
Komisi D meminta Pemprov menjamin ketersediaan air bersih dari PAM Jaya saat membangun rumah susun (rusun), sesuai yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) 93 tahun 2021 tentang zona bebas air tanah.
Baca juga : DPRD Minta DKI Bikin Terang Makam
“Perlunya kordinasi yang intensif antara Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dengan PDAM dan Kementerian PUPR terkait jaringan pipanisasi air bersih pada lokasi yang akan dibangun Rusunawa,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh.
Komisi E DPRD DKI Jakarta merekomendasikan agar seluruh Kelurahan memiliki Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), dan mengevaluasi beban kerja Puskesmas dengan jumlah warga.
“Mendorong adanya pemerataan beban kerja Puskesmas dengan jumlah warga. Jadi, jika ada Puskesmas Kelurahan atau Kecamatan yang melebihi beban kerja cakupan warga, dapat dipertimbangkan untuk dilakukan penambahan Puskesmas di wilayah itu,” tutur Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo.
Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD DKI Mohamad Taufik berharap, catatan yang disampaikan melalui lima Komisi dapat menjadi tolak ukur untuk meningkatkan kembali koordinasi Gubernur dengan seluruh SKPD mitra kerja tahun berikutnya.
Selanjutnya Taufik menginfokan Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) untuk menindaklanjuti hasil rekomendasi Komisi akan dilaksanakan besok, Selasa 19 April 2022.
Baca juga : Agung Laksono Minta IDI Anulir Pemecatan Terawan
“Perlu kami sampaikan bahwa mekanisme selanjutnya akan diadakan Rapimgab bersama eksekutif dalam rangka penelitian akhir dan permintaan persetujuan LKPJ Gubernur 2021,” tandasnya.(DRS)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.