Sebelumnya
Dia berharap, Kampanye Gemarikan dapat terus menerus dilakukan demi menghasilkan generasi-generasi muda yang unggul.
“Setiap belajar kami juga mengajak anak-anak untuk makan empat sehat dan lima sempurna, termasuk konsumsi ikan,” sebutnya.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari menjelaskan, kasus persebaran stunting paling tinggi di wilayah Kecamatan Tanah Abang.
Baca juga : Kalahkan Rekan Senegara, Ana/Tiwi Siap Lawan Thailand
“Kasus stunting masih ada 3 persen. Kami akan upayakan agar bisa lebih kecil lagi penurunannya,” ucap Erizon.
Disebutkannya, kasus stunting terjadi tidak hanya faktor ekonomi, tapi kebersihan lingkungan dan ketersediaan air bersih.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menjelaskan, stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak akibat kekurangan gizi kronis maupun akibat pernah terinfeksi secara berulang.
Baca juga : Kao-Kemenparekraf Kolaborasi Wujudkan Desa Wisata Bersih, Sehat, Aman & Lestari
“Stunting ditandai dengan pertumbuhan tinggi badan anak yang berada di bawah standar. Hal itu akan berdampak secara jangka panjang hingga anak memasuki masa lansia,” terangnya.
Stunting, lanjut Hasto, bisa terjadi saat anak masih berada dalam kandungan maupun setelah lahir. Namun, ibu dapat mencegahnya sejak di dalam kandungan.
Pencegahan stunting bisa dilakukan oleh ibu hamil dengan mengonsumsi makanan bergizi dan secara rutin mengontrolkan kesehatan ke fasilitas kesehatan.
Baca juga : Ken Setiawan: Maraknya Kampanye Khilafah Karena Regulasi Kurang Tajam
Hasto menyarankan ibu sedang hamil untuk rutin sarapan meskipun sedang mual di pagi hari. Selain itu, mengonsumsi makanan dengan menu empat sehat lima sempurna dengan memperbanyak porsi sayuran hijau dan buah.Disarankannya, sekali waktu mengganti konsumsi nasi putih dengan nasi merah. Karena, nasi merah lebih kaya antioksidan, protein, dan vitamin E.
Ibu hamil juga harus mengonsumsi vitamin berupa suplemen zat besi untuk melancarkan peredaran darah serta penambah darah untuk mengurangi risiko anemia. Kemudian, konsumsi asam folat juga penting untuk membantu tumbuh kembang bayi.
“Asupan gizi ibu hamil merupakan faktor penting, baik untuk pemenuhan nutrisi ibu hamil maupun pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan,” tutur Hasto. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.