Sebelumnya
Ketua DPW Partai Gerindra DKI Jakarta ini juga membandingkan capaian Jakarta dengan daerah, bahkan negara lain.
“Yang lain tuh masih banyak genangannya yang jauh lebih besar, lebih tinggi dan lebih lama tergenangnya,” cetusnya.
“Alhamdulillah di Jakarta genangannya cepat surut, sebagaimana standar kita,” sambungnya.
Baca juga : Tanah Longsor Di Ciamis, 2 Warga Meninggal
Terkait normalisasi atau naturalisasi, Riza menyebut, itu program Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Pusat. Pemprov DKI Jakarta yang melakukan pembebasan lahan. Sedangkan, Pemerintah Pusat yang mengerjakan pembangunannya.
“Itu masih berjalan ya. Memang masalah tanah di Jakarta ini tidak mudah. Tapi, kita terus membelanjakan penyediaan lahan untuk normalisasi setiap tahunnya,” papar Riza.
Diungkap Riza, Pemprov DKI melalui Dinas SDA sudah siap membeli tanah warga di bantaran sungai untuk dinormalisasi.
Baca juga : Pemkot Jakpus Patok Banjir Surut Enam Jam
“Tapi setelah dicek, ternyata masih ada permasalahan-permasalahan, sengketa, konflik dan sebagainya,” tandasnya.
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyayangkan sistem drainase tidak diperbaiki sebelum banjir.
“Kan sudah tahu kalau drainase kota kita buruk. Supaya tidak banjir, ya seharusnya drainase diperbaiki. Ini kan tidak diperbaiki,” kata Gembong usai diskusi Refleksi 5 Tahun Pemerintahan Gubernur Anies Baswedan di Ruang Rapat Fraksi PDIP, Kamis (13/10).
Baca juga : Mayoritas Warga Ibu Kota Masih Mengandalkan Air Tanah
Gembong menyinggung soal program normalisasi atau naturalisasi yang tidak jalan. Selama ini, Gubernur Anies hanya sibuk memperdebatkan istilah naturalisasi dan normalisasi saja. Padahal, baik normalisasi maupun naturalisasi, sama saja yakni untuk meningkatkan kapasitas drainase. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.