Sebelumnya
“Untuk proses pengaduan kami akan buat suatu posko untuk pengaduan konsumen. Baik itu pribadi atau berkelompok dari konsumen tersebut,” ujar Koordinator Pengaduan YLKI, Sularsih, di Gedung LBH, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.
Linimasa Masih Heboh
Baca juga : Setelah Nyala Lalu Mati Lagi, Listrik di Daerah Ini Belum Nyala Lagi
Sampai tadi malam, warganet di Twitter masih riuh berkicau soal pemadaman listrik. Keputusan PLN mengganti rugi, selaras dengan keinginan warganet yang dua hari ini ramai meminta kompensasi.
"@pln_123 kan kalo kita telat bayar listrik biasanya ada sanksi atau denda. Kalikali dong sekarang gegara listrik mati seharian coba PLN mau kasih kompensasi ga,” pinta @RefyRazi.
Baca juga : Amankan Pasokan Listrik, Ini Yang Dilakukan PLN Siantan
Hal senada disampaikan akun @ alwanzanuar. “Terima kasih lo @ pln_123 udah memadamkan listrik yg lama, pekerjaan terbengkalai. Apakah ada kompensasi akan hal ini?Sungguh lamban. #matilistriklagi,” tanya dia.
Akun @Ndoro_Raghil menimpali. “Ditunggu permohonan maafnya & pemberian kompensasi buat yg masyarakat terkena, jgn cuma menetapkan harga TDL sepihak aja,” kecamnya. Ekonom @prastow membandingkan dengan negara luar.
Baca juga : Alhamdulillah, Cadangan Devisa Naik 3,5 Miliar Dolar AS
"Listrik padam. Di Australia dan Jepang, konsumen diberi kompensasi. Di Korea konon pejabat terkait mundur. Di Indonesia, rakyat diceramahi agar sabar dan mengambil hikmah. Lho, mereka ini pembayar pajak dan pelanggan,” kicaunya sedih.
Akun @fajarnugros langsung menyambar. “Kalo aku jadi PLT Dirut PLN ya cuma jawab aja. Maap pak saya cuma PLT. Wekeke.” [FAQ/MER/NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.