Sebelumnya
Publikasikan Pelaku
Anggota Komisi B DPRDDKIJakarta Gilbert Simanjuntak Gilbert mengatakan, pihaknya sudah merekomendasikan dilakukan pengawasan ketat di Transjakarta. Yakni, dengan menempatkan petugas di dalam bus.
“Lalu berikan pendidikan tambahan cara mengatasi dan menangani pelecehan seksual kepada supir, dipasang CCTV dan lain-lain,” kata Gilbert.
Baca juga : Rangkul Masyarakat, Ahli Hukum Berikan Edukasi Konsep Dan Ide Dasar KUHP Nasional
Agar ada efek jera, politisi PDIPerjuangan ini minta pelaku pelecehan seksual dipublikasikan. Selain itu, jika pelaku merupakan penerima bantuan sosial (bansos), cabut bansosnya.
“Juga harus diproses pidana, agar ada pembelajaran,” tegasnya.
Wakil Ketua Komisi EDPRDDKIJakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mendorong Transjakarta melakukan upaya lebih dalam perlindungan kepada anak dan perempuan.
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menuturkan, upaya preventif akan melengkapi fasilitas pengaduan yang sudah ada, seperti POS SAPAuntuk pelaporan.
“Upaya preventifnya bisa berupa petugas terlatih yang bisa membaca dan mencegah modus-modus pelecehan seksual,” ujarnya.
Saat penumpang ramai, Anggara mengimbau petugas membantu penumpang perempuan/anak ke posisi yang lebih aman.
Baca juga : Warga Jakarta Trauma, Hujan Bikin Banjir Dan Macet Parah
Selain itu, dia meminta ada penambahan petugas dan armada pada jam sibuk untuk mengurangi kepadatan penumpang.
“Salah satu keadaan yang meningkatkan potensi pelecehan adalah kepadatan angkutan. Kalau jumlah armada banyak, tentu penumpang dapat lebih aman dan nyaman,” tandasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.