Sebelumnya
PPDB Bersama
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Merry Hotma mengatakan, lancarnya PPDB 2023 ini bukan sesuatu yang spektakuler. Sebab, sistem baru PPDB ini sudah berlangsung sejak 2022.
“Persoalan yang dihadapi normatif saja. Gejolaknya juga tidak terlalu besar seperti awal sistem ini diterapkan,” kata Merry kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : PSI Geram Banyak Baliho Kaesang Di Depok Lenyap
Anggota Komisi Eyang membidangi Pendidikan ini mengatakan, tujuan PPDB sejatinya untuk membantu para orang tua menyekolahkan anak-anaknya. Karena itu, dia meminta sistem PPDB transparan dan memudahkan orang tua.
Merry mempersoalkan tahapan PPDB Bersama, jalur yang bekerja sama dengan sekolah swasta. Calon peserta didik yang gagal masuk sekolah negeri bisa masuk sekolah swasta yang disubsidi Pemprov DKI Jakarta.
Namun, diungkap dia, dua minggu lalu, saat proses PPDB masih berlangsung, kuota PPDB Bersama sudah penuh.
Baca juga : Ganjar Milenial Adakan Kegiatan Bersih Kampung Dan Tanam Pohon Di Penajam Paser Utara
“PPDB Bersama ini kan seharusnya dibuka setelah penerimaan untuk sekolah negeri selesai,” ujarnya.
Menurut politisi PDIPini, tahun lalu PPDB Bersama ini dibuka setelah semua jalur PPDB sekolah negeri selesai.
“Karena itu, saya meminta Disdik DKI membuat sistem yang kuat, yang tidak berubah-ubah,” pintanya.
Baca juga : Prospek Bukalapak Dinilai Masih Bagus
Lantaran sudah penuh, Merry mengatakan, banyak calon peserta didik yang gagal tahap sebelumnya tidak bisa mendaftar PPDB Bersama.
“Banyak yang masuk sekolah Paket. Kasian kan, anak pintar tapi karena umurnya muda dan kalah zonasi, akhirnya terpaksa masuk sekolah paket,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.