BREAKING NEWS
 

Untuk Perluas Pangsa Pasar

UMKM Mesti Jago Jualan Di Medsos Dan E-commerce

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 9 Januari 2024 07:30 WIB
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Wawan Suhawan. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Kepala Pusat Pusdiklat PPKUKM DKI Jakarta, Pilar Hendrani menekankan pentingnya transisi UMKM ke era digitalisasi dan pemahaman yang baik tentang pemanfaatan digitalisasi dalam memperluas pasar produk yang dijual.

“Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan jiwa kewi­rausahaan pada setiap UMKM agar lebih efektif dan efisien dalam menghadapi persaingan bisnis di era digital,” ujarnya.

Selain itu, untuk meningkat­kan pemahaman dan penguasaan strategi pengembangan pemasa­ran produk melalui platform dig­ital. Serta memberikan dorongan kepada UMKM untuk mening­katkan daya saing, memperluas jaringan pemasaran produk, dan meningkatkan pangsa pasar mereka secara digital.

Baca juga : Gara-gara Perang Israel Vs Hamas, Ujaran Kebencian Di AS Dan Eropa Naik Tajam

Selama 2023, Dinsos DKI Jakarta telah membina sebanyak 1.157 Jakpreneur. Kepala Din­sos DKI Jakarta Premi Lasari mengatakan, Jakpreneur binaan tersebut mengikuti berbagai kegiatan pelatihan maupun so­sialisasi selama 2023.

Kegiatan ini bersinergi dengan berbagai stakeholders mulai dari pelatihan tata boga, laporan keuangan, branding and brand building, foto produk, desain ke­masan hingga digital marketing.

“Kami juga berupaya men­dorong agar binaan Jakpreneur Dinsos DKI semakin banyak yang masuk ke tahapan perizinan, perluasan pemasaran dan pelaporan keuangan,” tutur Premi, Kamis (4/1/2023).

Baca juga : TikTok Masih Gabungin Medsos Dan E-Commerce

Jakpreneur yang sudah memi­liki usaha akan dikurasi untuk peningkatan kualitas produk. Sehingga pemasarannya lebih luas. Termasuk juga menjadi UMKM yang punya legalitas, seperti IUMK, sertifikat halal, izin edar, hak merek dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) untuk sektor kuliner.

Dalam mendorong pemasaran produk Jakpreneur, Dinsos DKI memfasilitasi binaan dengan adanya bazar yang dilakukan secara periodik. Suku Dinas Sosial di setiap wilayah juga mempromosikan produk Jak­preneur kepada komunitas, asosiasi dan stakeholders untuk diikutsertakan pada setiap acara.

Dinsos DKI Jakarta juga mendorong binaan Jakpreneur binaannya dalam sistem e-order DKI Jakarta untuk membantu memasarkan produk mereka.

Baca juga : Debat Pertama, Ganjar Tegaskan Jaga Demokrasi Dan Sikat Korupsi

“Untuk tahun 2023, sudah ada 32 binaan yang produknya masuk pada e-order. Semoga tahun depan terus bertambah dan produk mereka bisa lebih dikenal dan laris di pasaran,” ungkapnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 9/1/2024 dengan judul Untuk Perluas Pangsa Pasar, UMKM Mesti Jago Jualan Di Medsos Dan E-commerce    

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense