RM.id Rakyat Merdeka - Warga Ibu Kota diimbau tetap tenang dan belanja dengan wajar seiring berkembangnya isu kenaikan dan kelangkaan beras. Sebab, di DKI Jakarta terdapat stok beras mencapai 30 tibu ton.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak tiga hari lalu, mendistribusikan beras untuk mengatasi kelangkaan barang pokok ini di pasar ritel.
“Hari ini kita bisa mengirimkan 15 ribu ton beras secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan warga di seluruh Jabodetabek,” kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Komplek Pasar Induk Beras Cipinang, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (21/2/2024).
Baca juga : Arsenal Vs Newcastle, Meriam London Wajib Menang
Menurutnya, beras yang didistribusikan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan ritel modern di sekitar Jabodetabek. Sehingga masyarakat tak perlu khawatir terhadap ketersediaan stok beras.
Heru bilang, pihaknya bersama stakeholder terkait akan terus memastikan stok beras premium di Pasar Induk Cipinang terjaga.
Mantan Wali Kota Jakarta Utara ini menyebut, pihaknya juga memiliki safety stock yang tersimpan di Food Station, yaitu sekitar 30 ribu ton beras.
Baca juga : Menuju All England 2024, The Daddies Comeback
“Kami mengimbau agar masyarakat lebih bijak untuk membeli kebutuhan berasnya. Kira-kira 10 kilogram (kg) cukup untuk kebutuhan keluarga selama sebulan,” jelasnya.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Roy Nicholas Mandey mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta atas inisiasinya melakukan sinergi dalam pemerataan distribusi stok pangan beras kebutuhan warga Jabodetabek melalui ritel modern.
Ia mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan pendistribusian hingga panen raya pada akhir Maret 2024.
Baca juga : Bupati Sidoarjo Disebut Banyak Terima Jatah
“Kita bersama-sama mengupayakan ketersediaan stok beras melalui distribusi ritel modern, sehingga warga bisa menggunakannya untuk berbelanja,” kata Roy.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.