Sebelumnya
“Banyak lahan Pemerintah Daerah yang kosong untuk dipergunakan sebagai shelter. Tapi tentu saja penggunaannya harus berbasis dengan Undang-Undang,” tuturnya.
Pemanfaatan Fasos dan Fasum untuk shelter transportasi online ini juga menguntungkan Pemprov DKI.
“Bisa disewa dan dikerjasamakan. Sehingga menambah kontribusi bagi pemerintah daerah,” ungkap dia.
Baca juga : Hati-hati Diprank Hacker!
Kendaraan Menumpuk
Anggota Komisi A lainnya, Simon Sitorus mengatakan, kemacetan kerap terjadi pada waktu sibuk pagi dan sore di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Kondisi itu terjadi akibat banyaknya ojol dan taksi online (taksol) menunggu penumpang di pinggir jalan.
“Bisa lima lapis motor dan satu lapis mobil. Jika ada tanah Pemerintah di sekitar itu baiknya digunakan untuk shelter,” saran Simon.
Baca juga : Diduga Main Judol, Identitas 2 Anggota DPR Masih Dirahasiakan
Head of Government Relation Gojek Indonesia Muhammad Nuaini mengungkapkan, Gojek memiliki sebanyak 15 shelter di Jakarta. Pihaknya siap berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk memperbanyak shelter.
Caranya, menyewa Fasos dan Fasum milik Pemprov DKI. Dengan demikian, bisa ikut dalam upaya mengatasi kemacetan.
“Kami dari Gojek siap berkolaborasi dengan pemerintah, tentunya di bawah pengawasan DPRD,” kata Muhammad.
Baca juga : Bicara Soal Pilgub Jateng, Puan Bilang Kaesang Bagus
Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Sigit Pratama Yudha mengatakan, untuk saat ini belum ada regulasi tentang transportasi online. Termasuk Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Memang untuk transportasi online belum diatur,” pungkasnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 4 Juli 2024 dengan judul Sering Tidak Tertib Dan Bikin Macet, Please, Ojol Jangan Ngetem Sembarangan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.