BREAKING NEWS
 

Masih Banyak Warga Tak Punya Rumah

Pembangunan Rusun MBR Mesti Diperbanyak

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Minggu, 11 Mei 2025 06:50 WIB
Menurut Anggota DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perlu menggencarkan pembangunan rumah susun (rusun). Terutama, untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Menurut Anggota DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau, warga Jakarta masih mengalami kekurangan tempat tinggal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021, lanjut dia, 1.862.440 keluarga di Jakarta belum punya rumah.

Pada saat yang sama, jumlah unit rusun hanya 33.830. Itu artinya, masih kurang 1.828.610 unit rusun.

“Menimbang semakin besarnya permintaan masyarakat di Jakarta terhadap tempat tinggal dan terus berkurangnya lahan kosong bisa dipakai, maka pembangunan rusun harus menjadi prioritas,” kata Bun, Sabtu (10/5/2025).

Bukan cuma melontarkan saran, dia juga mengapresiasi langkah Pemprov DKI yang su­dah membangun dan berencana merevitalisasi beberapa rusun.

Baca juga : Paus Leo XIV Pernah Menginap di Papua

“Seperti yang sudah dibangun di Jagakarsa, dan akan didirikan di Rorotan. Kemudian, merevitalisasi Rusun Marunda,” ujarnya.

Namun, menurut dia, pembangunan dan revitalisasi ini masih meninggalkan beberapa catatan yang harus dijawab Pemprov DKI dalam bentuk solusi agar masyarakat yang tinggal di rusun merasa nyaman.

Bun berharap, lebih banyak rusun yang dapat dibangun dekat dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi, seperti yang dilakukan di Jagakarsa.

Sebab, selama ini lokasi pem­bangunan rusun jauh dari pusat-pusat perekonomian tempat warga Jakarta bekerja.

“Keadaan ini menyulitkan, karena warga harus menghabis­kan banyak waktu di jalan, seka­lipun sudah tersedia transportasi umum,” jelasnya.

Baca juga : Berlari Sambut Jemaah, Gendong Lansia Teringat Ibu Sendiri

Anggota Komisi D DPRD DKI ini juga menekankan per­lunya Pemprov memprioritas­kan pembangunan rusun-rusun untuk MBR.

“Untuk membantu mereka mencari tempat tinggal di tengah-tengah kurang baiknya kondisi perekonomian,” ucapnya.

Berkaitan dengan itu, dia menyarankan rusun-rusun ini juga membuka lapak usaha di lantai-lantai bawahnya yang bisa dimanfaatkan warga untuk ber­dagang, sehingga dapat meng­gerakkan roda perekonomian.

Bun juga meminta agar aplikasi Sirukim yang digunakan warga untuk mendaftar sebagai penghuni rusun, dioptimalisasi, agar peng­gunaannya tidak menyulitkan.

Gubernur DKI Jakarta Pra­mono Anung berkomitmen menghadirkan hunian yang layak, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Baca juga : Prabowo Kangen Nasi Goreng Mega

Hal tersebut kembali ditegas­kan Pramono saat meresmikan Rusun Jagakarsa, Jakarta Sela­tan, pada Kamis (8/5/2025).

Adsense

“Total ada 723 unit hunian. Dari jumlah tersebut, tiga unit untuk penyandang disabilitas dan 720 unit untuk masyarakat umum,” kata Pramono.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense