RM.id Rakyat Merdeka - Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayor Jenderal TNI Deddy Suryadi meluncurkan program Jaga Jayakarta. Bertujuan meningkatkan keamanan, kebersihan, dan kesejahteraan masyarakat Jakarta. Program ini memiliki empat pilar yang akan dijalankan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.
Empat Pilar Program Jaga Jayakarta
Pangdam Jaya menjelaskan bahwa empat pilar program Jaga Jayakarta mencakup Jaga Bumi, Jaga Warga, Jaga Raga, dan Jaga Mimpi. Dalam program Jaga Bumi, Kodam Jaya akan melakukan pembersihan sampah di pasar dan bantaran sungai di wilayah Jakarta dan perbatasan dengan Jawa Barat.
“Isu Jakarta ini salah satu yang mesti ditangani adalah banjir. Kami bersama Pemda tentu akan terjun langsung melakukan pembersihan sungai-sungai, membersihkan sampah. Kalau hanya Pemda saja yang bekerja, rasanya akan sangat berat,” kata Deddy dalam acara Coffee Morning bertema Saling Jaga, Saling Dengar, di Lapangan Kartika Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (8/8/2025).
Selain Jakarta, Program Jaga Warga juga akan dilakukan di wilayah Kodam Jaya lainnya. Antara lain: Kota Bekasi, Depok, Kabupaten Bekasi, Tangerang, Tigaraksa.
Baca juga : Ara Ajak Warga Subang Menangkan Prabowo-Gibran: Saya Dukung dari Hati
Sementara itu, program Jaga Warga fokus pada langkah preventif untuk menjaga keamanan warga masyarakat, termasuk mengurangi potensi gesekan dan kenakalan remaja. Kodam Jaya juga akan membuka ruang-ruang kreativitas warga melalui berbagai kompetisi di tingkat pelajar. Seperti membuat turnamen basket, kegiatan olahraga dan aksi positif lainnya.
Menumbuhkan Sportivitas dan Kesehatan
Program Jaga Raga bertujuan meningkatkan kesehatan warga dan mendorong pengembangan karakter masyarakat melalui olahraga. Sementara itu, program Jaga Mimpi fokus pada peningkatan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran hidup bersih dan cita-cita para anak bangsa.
Pengalaman di Jawa Tengah dan Yogyakarta
Pangdam Jaya Mayjen Deddy Suryadi juga menceritakan inisiatif serupa yang dilakukan di Jawa Tengah dan Yogyakarta semasa mengemban tugas sebagai Pangdam IV/Diponegoro. Di sana, TNI terlibat bersama warga untuk membangun jembatan gantung dan membantu akses air bersih.
Dengan pengalaman tersebut, Pangdam Jaya berharap dapat menerapkan program Jaga Jayakarta yang efektif dan sesuai dengan karakter wilayah Jakarta.
Baca juga : Heru Geber Program Jual Sembako Murah
“Kami bor beberapa titik untuk bisa memperoleh air. Dari pengalaman itu, coba kita terapkan di sini yang tentu disesuaikan dengan karakter wilayahnya,” kisah Deddy yang baru ngepos di Kodam Jaya pada Juli lalu.
Bersih-bersih Sungai
Deddy menambahkan, Program Jaga Jayakarta sudah dibicarakan dengan Gubernur DKI Pramono Anung. Namun dalam waktu dekat, tepatnya Sabtu (9/8/2025), tim Kodam Jaya akan bersih-bersih sungai di wilayah Jabodetabek bersama TNI, Polri, elemen masyarakat, juga komunitas pecinta alam.
Menurut dia, aksi bersih-bersih sungai itu disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan. Selain itu, pihaknya juga akan mengecek terlebih dahulu lokasi sungai yang menjadi prioritas, seperti Sungai Ciliwung.
"Besok kita mulai dulu, nanti kita lihat perkembangannya. Bisa seminggu sekali atau dua minggu sekali, tergantung situasi. Karena kalau sudah banjir akan jadi masalah juga, " pungkas Deddy.
Baca juga : Di Hadapan Ribuan Warga Majalengka, Prabowo: Saya Akan Lanjutkan Program Pak Jokowi
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.