BREAKING NEWS
 

Ditinggikan KAI Demi Keselamatan

Anker Tak Bisa Lompat Pagar Stasiun Cikini Lagi

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Jumat, 15 Agustus 2025 06:50 WIB
Pekerja konstruksi sedang mengelas dan mengecat pagar di depan Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, yang sudah ditinggikan agar tak bisa lagi dilompati penumpang kereta. (Foto: Dede Iswadi/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Fenomena banyak anak kereta (Anker), sebutan akrab penumpang setia kereta, sering lompat pagar pembatas di area pedestrian Stasiun Cikini, mendapat perhatian serius PT Kereta Api Indonesia (KAI). Untuk menjaga keselamatan Anker, pagar itu kini sedang ditinggikan agar tak ada yang bisa melompat lagi.

Dua pekerja konstruksi yang mengenakan rompi oranye dan helm kuning, membentangkan spanduk di depan pintu keluar A Stasiun Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/8/2025).

Bukan mau demo. Mereka ingin memasang spanduk pem­beritahuan di pagar pedestrian, di depan stasiun. “Mohon maaf, per­jalanan Anda terganggu, sedang ada renovasi dan penataan akses pengguna KRL Stasiun Cikini,” begitu tulisan di spanduk ini.

Pekerja konstruksi lainnya, dengan rompi sama, namun helm berwarna merah, sibuk mengelas pagar pedestarian yang menga­rah ke Jalan Pegangsaan Timur dan Jalan Pegangsaan Barat. Se­bagian lainnya mengecat pagar yang sudah ditinggikan.

Baca juga : Dahlia Poland, Gugat Cerai, Janji Tetap Bareng Anak

Kafi, salah seorang pekerja mengatakan, pengelasan ini untuk menambah tinggi pagar. “Tinggi pagar ini, awalnya seki­tar 100 centimeter, ditambah 70 centimeter,” katanya ke­pada Rakyat Merdeka.

Dia mengaku mulai menge­las sejak Sabtu (9/8/2025) dan ditargetkan selesai pada akhir Agustus ini. Peninggian pagar ini cukup lama, karena sebelum dilas (disatukan), besi pagar tambahan harus dirakit terlebih dahulu, sesuai pagar yang sudah ada. “Setelah dilas, pagar kemu­dian dicat,” tambah Kafi.

Pantauan Rakyat Merdeka, sejumah Anker melompati pagar yang belum ditinggikan. Ti­dak hanya pria, ibu-ibu yang membawa balita pun ada yang melompati pagar tersebut.

Menurut Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Dae­rah Operasi (Daop) 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko, pemasangan pagar pembatas di area pedes­trian Stasiun Cikini, sejak awal bertujuan menjaga ketertiban dan keselamatan. Sekaligus mencegah pengendara maupun pedagang kaki lima mangkal di area tersebut.

Baca juga : Mafia Pengoplos Beras Disikat, Pedagang Kecil Raih Untung

“Jika area ini dibiarkan ter­buka, akan berdampak pada terganggunya arus lalu lintas dan potensi risiko keselamatan peng­guna jalan maupun penumpang KRL,” kata Ixfan dalam keterangannya, Rabu (13/8/2025).

Tapi, karena pagar tidak ter­lalu tinggi, banyak Anker yang melompati pagar demi memang­kas jarak tempuh. Terutama, yang tujuannya ke seberang jalan.

Jika mengikuti jalur yang dise­diakan, mereka harus berputar dan berjalan sekitar 200 meter. Padahal, melompati pagar sangat berbahaya, baik bagi Anker mau­pun pengendara yang melintas di Jalan Cikini Raya. Mengingat, ja­lan tersebut merupakan jalur cepat.

Adsense

Karena itu, jelas Ixfan, KAI Daop 1 Jakarta bersama PT Kere­ta Commuter Indonesia (KCI) melakukan penertiban akses ke­luar masuk penumpang, dengan meninggikan pagar pedestrian.

Baca juga : Antar Undangan HUT RI, Gibran Cium Tangan Pak Try

Langkah ini, menurutnya, di­ambil menyusul maraknya peng­guna KRL yang melompati pagar pembatas. Padahal telah disediakan akses resmi melalui pintu utara dan pintu selatan stasiun yang ter­hubung dengan Halte Transjakarta.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense