Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kunjungi Rumah Pengasingan Soekarno-Hatta
Pimpinan MPR Kenang Sejarah Kemerdekaan
Kamis, 14 Agustus 2025 07:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jelang peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia, pimpinan MPR mengunjungi rumah pengasingan Soekarno dan Mohammad Hatta di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Rabu (13/8/2025). Kunjungan ini menjadi momen penting untuk mengenang sejarah kemerdekaan Indonesia.
Rombongan dipimpin Ketua MPR Ahmad Muzani didampingi Wakil Ketua Bambang Wuryanto, Hidayat Nur Wahid, Rusdi Kirana, Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Abcandra Muhammad Akbar. Mereka disambut hangat dengan lagu daerah Manuk Dadali saat tiba di lokasi.
Penuh khidmat, para pimpinan MPR menyusuri rumah bersejarah tersebut. Muzani, Hidayat dan Rusdi Kirana, bahkan masuk ke kamar tidur Soekarno. Ruangan ini menjadi saksi bisu saat Soekarno dan Hatta dibawa golongan muda menjelang proklamasi. Foto-foto keluarga Soekarno terpajang rapi di dalamnya.
Abcandra Muhammad Akbar menyampaikan rasa bangganya saat menjelajahi rumah yang menjadi saksi penting dalam sejarah kemerdekaan.
“Alhamdulillah, kami pimpinan MPR berkesempatan mengunjungi tempat bersejarah. Ini peristiwa penting, khususnya generasi muda. Saya tadi masuk sini agak sedikit merinding, bangga,” ucapnya.
Baca juga : Transisi Pelaksanaan Haji Tunggu Presiden
Dalam suasana yang penuh penghormatan itu, Hidayat Nur Wahid menekankan pentingnya terus memaknai peristiwa Rengasdengklok, terutama soal peran generasi muda dalam mendesak proklamasi kemerdekaan.
“Karena tanpa tekanan dari anak-anak muda waktu itu, entah kapan proklamasi kemerdekaan bisa terselenggara,” katanya.
Dia menilai, keberanian para pemuda saat itu, serta keterbukaan Soekarno dan Hatta dalam menerima masukan, menjadi kunci keberhasilan.
“Kalau Soekarno dan Hatta tetap tidak mau melaksanakan proklamasi pada 17 Agustus 1945, mungkin kondisinya berbeda,” ujarnya.
Hidayat mendorong kolaborasi antargenerasi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Baca juga : Karding Genjot Skema SSW Pekerja Indonesia
“Potensi anak muda jangan diabaikan, potensi senior jangan diabaikan. Semuanya berkolaborasi untuk Indonesia merdeka, Indonesia emas,” tegasnya.
Menindaklanjuti semangat itu, Muzani akan menyampaikan persoalan perawatan rumah pengasingan ini kepada Pemerintah.
“Pemerintah harus memperhatikan tempat yang sangat bersejarah ini, supaya jadi bagian dari lokasi yang terus dilestarikan dan dijaga,” katanya.
Dia menyarankan agar rumah ini dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah agar generasi muda bisa belajar langsung di lokasi. Pemerintah juga diharapkan segera memutuskan status kepemilikannya. Apakah tetap milik keluarga Djiauw Kie Siong atau diambil alih negara serta menyiapkan desain pelestarian ke depan.
Muzani mengucapkan terima kasih kepada keluarga Djiauw Kie Siong atas upaya menjaga rumah tersebut.
Baca juga : Demokrat Fokus Sukseskan Pemerintahan Prabowo
“Dilestarikan dan dijelaskan kepada generasi muda, pada anak-anak dan cucu kita, pelajar, mahasiswa dan mudah-mudahan semangat ini akan terus tertular pada kita,” pungkasnya. TIF
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Kamis, 14 Agustus 2025 dengan judul "Kunjungi Rumah Pengasingan Soekarno-Hatta, Pimpinan MPR Kenang Sejarah Kemerdekaan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya