Sebelumnya
Ixfan menguraikan, volume pengguna KRL di Stasiun Cikini antara 25.000-30.000 orang per hari pada hari kerja (Senin-Jumat), dan 11.000-15.000 orang per hari pada akhir pekan (Sabtu-Minggu).
Tingginya mobilitas ini, lanjut Ixfan, membuat penataan akses penumpang sangat penting untuk mencegah insiden serta memastikan kelancaran layanan.
Ixfan menambahkan, pekerjaan ini sudah terealisasi sementara sepanjang 35 gawang atau sekitar 70 meter. Langkah ini, harapnya, dapat mengurangi pelanggaran akses keluar-masuk, meningkatkan keselamatan dan ketertiban di lingkungan stasiun.
Baca juga : Dahlia Poland, Gugat Cerai, Janji Tetap Bareng Anak
Dia pun mengimbau kepada seluruh pengguna KRL untuk senantiasa mematuhi aturan yang berlaku, menggunakan akses resmi yang telah disediakan dan mengutamakan keselamatan bersama.
“Kami sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama masyarakat, agar fasilitas umum dapat digunakan secara tertib dan aman,” ucapnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Francine Widjojo mendukung peninggian pagar Stasiun Cikini.
Baca juga : Mafia Pengoplos Beras Disikat, Pedagang Kecil Raih Untung
Namun, dia menyarankan agar dibuat akses masuk ke stasiun yang tidak terlalu jauh, dengan menyediakan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) atau pelican crossing.
Menurut Francine, ada alasan tertentu di balik banyaknya penumpang KRL yang melompati pagar Stasiun Cikini. “Untuk menuju pintu masuk di bagian tengah, pejalan kaki harus menempuh jalan memutar yang cukup jauh,” kata Anggota Komisi B DPRD DKI ini, Rabu (13/8/2025).
Menurut Francine, langkah KAI membuat jalan memutar, tidak salah untuk mencegah pintu masuk menjadi lokasi drop off atau pangkalan ojek, dan mencegah pengguna KRL menyeberang di tempat yang tidak ditentukan. “Selain menyebabkan kemacetan, ini juga berbahaya bagi penumpang KRL,” ujarnya.
Baca juga : Antar Undangan HUT RI, Gibran Cium Tangan Pak Try
Karena itu, Francine mengusulkan solusi yang bisa diterima semua pihak, ketimbang meninggikan pagar. “KAI dapat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI untuk menyediakan lokasi drop-off dan pick-up,” ujarnya. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.