BREAKING NEWS
 

Ngeri, 440 Karyawan Positif Corona Di 68 Perkantoran

Terapkan Lagi WFH Sampai Akhir Tahun

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Rabu, 29 Juli 2020 07:15 WIB
Ilustrasi kerja di rumah atau WFH. (Foto : Istimewa)

 Sebelumnya 
Taati Kerja 2 Shift 

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mendesak pimpinan perusahaan mematuhi protokol kesehatan. Sebab, banyak perusahaan sudah memberlakukan pola kerja mendekati kondisi normal.

Padahal tren penularan corona masih tinggi. Menurut Doni, pembagian kerja dua shift sangat ampuh menekan angka penyebaran co- rona. Shift pertama dimulai pukul 07.00 WIB atau 07.30 sampai 15.00 WIB atau 15.30. Kemudian shift kedua dimulai pukul 10.00 WIB atau 10.30 sampai dengan 18.00 atau 18.30 WIB.

Baca juga : Pake Masker Lagi, Trump Janjikan Vaksin Corona Di Akhir Tahun

“Ini sudah kita ingatkan agar seluruh perkantoran menaati pembagian kerja dua shift. Kalau ini dipatuhi, jumlah karyawan yang berada di kantor itu setengah dari jumlah yang ada. Yang rentan, jangan diberikan kewajiban ke kantor, termasuk lansia,” ingatnya.

Doni meminta, pekerja di kantor tetap mengenakan masker dan menjaga jarak fisik, serta selalu mencuci tangan sebelum dan usai beraktivitas. Satgas Covid-19 di seluruh daerah juga kudu rajin mendisiplinkan kantor dan lembaga agar menjalankan kebijakan shift untuk menghindari penumpukan orang saat jam kerja.

“Satgas agar betul-betul monitoring dan evaluasi. Mohon petugas dikerahkan mendisiplinkan,” imbaunya.

Baca juga : Wali Kota Bogor Terjunkan Tim Detektif Petakan Jumlah ODP

Masuk 50 Persen Dipatuhi 

Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengklaim, perusahaan sudah semaksimal mungkin mematuhi protokol kesehatan. Termasuk aturan shifting.

“Perusahaan perkantoran mayoritas patuhi aturan, 50 persen yang masuk. Cuma ada satu dua melanggar, tak dipungkiri itu,” kata Sarman, dalam keterangannya, kemarin.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense