BREAKING NEWS
 

Masukkan Sabu 1/4 Kilo dalam Dubur, Pria Asal Batam Ditangkap di Semarang

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 2 Mei 2019 16:51 WIB
Sabu/Ilustrasi (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah berhasil mengagalkan pengiriman narkotika jenis sabu seberat 250 gram alias seperempat kilogram yang akan diselundupkan melalui Bandara Ahmad Yani, Semarang. Sabu itu dibawa kurir dengan cara dimasukkan ke dalam dubur.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Muhammad Nur di Semarang mengatakan, kurir tersebut berinisial HH (52), warga Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau. HH terbang dari Batam menggunakan Lion Air.

Baca juga : Mantan Sekda Kota Malang Jadi Tersangka Suap Pembahasan APBD

Saat turun dari pesawat, HH langsung ditangkap. "Sabu tersebut terdiri dari lima bungkus dengan berat total 250 gram," katanya seperti dikutip antaranews.com, Kamis (2/5).

Adsense

Penangkapan HH ini, kata Muhammad Nur, berawal dari informasi tentang adanya kurir sabu dari Batam yang diterima petugas BBN. Petugas kemudian berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura I untuk mengawasi penumpang mencurigakan yang dimaksud.

Baca juga : Masukkan Uang Ke Dalam 400 Ribu Amplop, Bowo Butuh Waktu Sebulan

HH kemudian dibawa ke Kantor BNN Jawa Tengah untuk diperiksa lebih lanjut. Dalam pemeriksaan itu diketahui pelaku membawa barang haram tersebut dengan cara memasukkannya dalam dubur.

"Dari pengakuan pelaku ini, ini yang kedua kalinya. Yang pertama dulu berhasil lolos," katanya.

Baca juga : Buronan Korupsi Kejati dan Polda Jatim, Ditangkap Di Jabar

Dari HH, BNN Jawa Tengah kemudian berkoordinasi dengan BNN Riau untuk melakukan pengembangan. Dalam pengembangan itu, diamankan seorang tersangka berinisial DAT di rumahnya, di Perumahan Marina Garden, Kota Batam. Dari DAT diamankan sabu sebesar 650 gram yang belum sempat dikirimkan.

Nur menjelaskan, modus mengirimkan sabu dengan dimasukkan dalam dubur tersebut bukan merupakan hal baru. "Ini sebenarnya sudah sering. Tapi ini yang baru pertama diungkap di Jawa Tengah," katanya. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense