BREAKING NEWS
 

Anies Ajak Pengurus Tegakkan Aturan

Ingin Masjid Ramai Lagi? Jemaah Ikut Vaksin Dong

Reporter & Editor :
APRIANTO
Selasa, 24 Agustus 2021 06:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam diskusi virtual bertajuk ”Peran Masjid di Tengah Pandemi Covid-19”, Minggu (22/8/2021). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Dia menjelaskan, masyarakat ragu ikut vaksin karena terpengaruh hoaks. Peran tokoh agama menjadi sangat penting untuk meyakinkan masyarakat.

“Data di Jakarta menunjukkan, hanya 2,3 persen warga yang sudah divaksin terinfeksi virus Corona. Kemudian, angka kematiannya hanya 0,033 persen atau 30 kematian per 100 ribu orang. Siapa itu? Itu adalah orang yang memiliki gangguan kesehatan, komorbid yang berat,” jelasnya.

Antusiasme Tinggi

Baca juga : Pengunjung Masih Sepi Karena Syarat Vaksinasi

Untuk mendukung vaksinasi di Ibu Kota, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta Pusat menggelar program vaksin Covid-19 keliling di masjid-masjid di wilayah permukiman padat.

Ketua DMI Jakarta Pusat, Syawaludin mengatakan, vaksinasi di tempat ibadah ini merupakan upaya membantu Pemerintah dalam menciptakan herd immunity atau kekebalan komunal di antara masyarakat Ibu Kota.

“Target kita dalam setiap kegiatan 150 warga menerima vaksin. Namun terkadang, penerima melebihi target. Tapi itu tidak masalah, karena kami tetap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Baca juga : Ada Peran King Maker Di Balik Langkah Kejagung Tak Kasasi Vonis Pinangki?

Dia menjelaskan, vaksinasi di tempat ibadah hanya dilakukan pada akhir pekan atau hari Sabtu dan Minggu. Targetnya, menyasar masyarakat yang tidak dapat menjangkau sentra vaksin pada hari kerja.

Sebelumnya, Ketua DMI Jakarta, KH Ma’mum mengaku, pemeriksaan kartu vaksin belum optimal dilakukan di masjid. Karena, jumlah petugas terbatas. Selain itu, banyak Jemaah tidak membawa handphone dan dompet saat ke masjid.

“Mungkin Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) masjid agak sulit kalau menyuruh pulang jemaah,” duganya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense