Sebelumnya
Sementara soal risiko dan beban antara pengusaha dan menteri, juga berbeda jauh. Di kementerian, hal itu jauh lebih besar. Soalnya, Kementerian juga membuat policy atau kebijakan.
Baca juga : Cak Imin: Medan Pilpres 2024 Terbuka Lebar Untuk Siapa Saja
"Policy ini kadang-kadang, (memancing) kontroversi. Tapi kalau tidak didasari agenda pribadi, terus dijalankan saja. Yang penting policy itu mempunyai impact (dampak) yang besar bagi masyarakat, apalagi dalam era yang saat ini sangat terdisrupsi. Baik karena digitalisasi, maupun kesehatan," tandasnya. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.