Sebelumnya
Masih ada kesempatan?
Apakah benar semengerikan itukah dalam dunia metaverse? Tentu saja secara utuh, pertanyaan ini akan tervalidasi ketika kita benar-benar sudah hadir dalam alam metaverse ini. Atau metaverse ini sudah ada bersama kita.
Baca juga : Dewas: Masih Ada Satu Laporan Dugaan Etik Lili Pintauli
Namun demikian, ada beberapa prediksi yang bisa kita temukan pada “dunia baru” ini, yaitu: manusia akan semakin luas pergaulannya, meski dengan konsekuensi mengurangi pergaulan di lingkungan sekitarnya, karena alam ini akan memberikan pengalaman baru dalam kehidupan sosial mereka.
Apalagi sebagaimana dikemukakan banyak pihak bahwa di alam baru ini manusia bukan hanya bisa bersenang-senang, tetapi juga bekerja, berproduksi dan sebagainya.
Baca juga : Dunia Alami Lonjakan Kita Harus Waspada
Selanjutnya manusia akan membangun dunia sosial baru, sebagai sebuah dunia yang belum pernah ada sebelumnya. Di mana dunia sosial baru itu pun akan membangun fondasinya sendiri, yang bisa jadi terlepas dari dunia sosial yang ada saat ini. Apalagi karena kebutuhan fisiknya berbeda dengan dunia nyata, maka sistem dan model relasi bahkan sistem etiknya pun bisa jadi sangat berbeda.
Di sinilah kemudian, kita semua harus waspada. Karena ketika di alam seperti itu, hukum rimbanya akan berbeda dengan dunia sosial yang sudah ada saat ini. Bisa jadi di dunia itu, kita akan menemukan kebuasan seseorang melebihi sejarah kebuasan yang terjadi pada dunia selama ini di dunia nyata.
Baca juga : Taiwan Dan China Kobarkan Permusuhan Di Awal Tahun
Jika demikian halnya, maka siapapun yang concern pada masa depan ummat manusia, harus segera merapatkan barisan untuk merespons persoalan ini, agar segala ancaman yang ada bisa diubah menjadi harapan yang mencerahkan.
[Penulis adalah Doktor Sosiologi Universitas Indonesia (UI), Pengampu MK Sosiologi Perkotaan, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Anggota Komisi Infokom MUI Pusat]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.