RM.id Rakyat Merdeka - Semua pihak diminta tidak menganggap remeh varian Omicron, meski gejala yang ditimbulkan umumnya ringan. Tapi jangan salah, tidak semua orang yang terinfeksi Omicron akan mengalami gejala ringan.
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyatakan, varian Omicron ini bisa menimbulkan gejala berat bagi yang terinfeksi.
“Terdapat berbagai data yang menyebutkan bahwa gejala dapat menjadi berat,” ujar Ketua Umum PB PDPI Agus Dwi Susanto dalam diskusi, kemarin.
Baca juga : 2 Pasien Omicron RI Yang Meninggal, Ternyata Punya Komorbid Ini...
Dia menyebut beberapa gejala yang berat dan serius, seperti demam tinggi. Ada juga yang mengalami sesak napas berat. Kalau yang ini, biasanya dialami kelompok lanjut usia atau orang dengan komorbid alias penyakit penyerta.
“Juga perhatikan gejala yang dirasakan anak-anak. Mereka butuh perawatan di rumah sakit,” sarannya.
Berdasarkan hasil observasi pasien di RSUP Persahabatan, PDPI menyebut keluhan klinis dari varian Omicron yang terbanyak adalah batuk kering, nyeri tenggorokan, tenggorokan gatal, merasa kelelahan atau mudah lelah, hidung tersumbat/pilek, nyeri kepala.
Baca juga : Anna Kendrick Kencan Dengan Bintang Badut IT
Gejala lainnya, yang jarang terjadi, adalah mual dan muntah, sesak napas, demam, diare.
Jika ada yang mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas, Agus menyarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan terdekat.
Lalu, melakukan isolasi mandiri di rumah, memperketat dan tetap disiplin protokol kesehatan, mengkonsumsi vitamin, mencukupi kebutuhan gizi, memperbanyak istirahat, dan tidak menunda-nunda memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Baca juga : Berhenti Jumawa, Omicron Juga Bisa Membunuh Lho
Dia meminta Pemerintah serta masyarakat maksimal melakukan upaya penanganan Covid-19, terutama pada upaya pencegahan penularannya.
“Masyarakat yang layak untuk divaksin segera menjalani vaksinasi Covid-19 lengkap (dua dosis) di sentra pelayanan vaksinasi terdekat,” ajaknya. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.