BREAKING NEWS
 

Putus Rantai Covid-19, Optimalkan Ikhtiar

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : ABDUL SHOMAD
Selasa, 8 Februari 2022 08:51 WIB
Ilustrasi. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Jangan takabur ya. Mau Omicron, mau Delta, jangan sombong dan jumawa dulu menganggap kalau terinfeksi pasti bakal ringan-ringan saja,” tuturnya.

“Yuk sehat yuk. Kita bisa melewati gelom­bang ini dengan selamat,” tambah @ko­maaaaang.

Baca juga : Kasus Covid-19 Naik, Australia Akan Buka Perbatasan Sambut Turis

Akun @viavianiii yakin Indonesia bisa me­lewati tingginya kasus Covid-19 dengan lebih baik. Pasalnya, sudah belajar dari pengalaman saat terjadinya gelombang kedua. Strategi Pemerintah sudah berjalan dengan baik, masyarakat selalu taat prokes dan mengikuti vaksinasi.

“Penyebaran varian Omicron membuat jumlah kasus meningkat lebih tinggi diband­ing sebelumnya. Indonesia pernah menga­lami serangan gelombang kedua yang men­jadi pelajaran paling berharga,” ungkap @ Minietweets_.

Baca juga : Penderita Autoimun Positif Covid? Simak 5 Poin Penting Ini

“Kita percaya Pemerintah +62 tahu harus berbuat apa saat pandemi melanda,” ujar @ dandimau_08.

Akun @erwinomics mengatakan, gelom­bang Covid-19 pertama dan kedua, selain me­munculkan banyak korban, juga menurunkan ekonomi. Sekarang gelombang ketiga, sedikit banyaknya akan mempengaruhi ekonomi.

Baca juga : PM Kanada Justin Trudeau Positif Covid, 2 Anaknya Juga

“Butuh terobosan kebijakan agar masyarakat level pendapatan bawah bisa tertolong,” katanya.

Akun @ilham_sasena berharap, Omicron menjadi varian terakhir dari Covid-19. Sehingga, tidak ada lagi lonjakan kasus. “Semoga tidak ada mutasi baru akibat rantai penularan virus Corona yang tidak diputus,” ujarnya. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense