Dewan Pers

Dark/Light Mode

Nama Saya Kovid, Tapi Saya Bukan Virus

Senin, 10 Januari 2022 08:08 WIB
Kovid Kapoor berpose memegang botol bir Corona di rumah kerabatnya di Mumbai. (Foto: AFP/Getty Images)
Kovid Kapoor berpose memegang botol bir Corona di rumah kerabatnya di Mumbai. (Foto: AFP/Getty Images)

RM.id  Rakyat Merdeka - Apalah arti sebuah nama. Begitu kata filsuf tersohor, William Shakespeare. Tapi, tidak bagi pendiri start up travel asal India, Kovid Kapoor.

Berkat nama yang sudah melekat di dirinya sejak tahun 1990, Kovid ngehits di media sosial.

Dalam profil Twitter-nya, Kovid menulis: "Nama saya Kovid, dan saya bukan virus".

Berita Terkait : KPK Dalami Dugaan Adanya Komitmen Fee Dalam Pelaksanaan Formula E

Rabu (5/1) pekan lalu, Kovid memposting pengalamannya pergi ke luar negeri, pertama kali sejak pandemi berjangkit.

"Nama saya ternyata mampu menghibur orang. Sepertinya, akan banyak cerita seru jika jalan-jalan ke luar negeri ini berlanjut," cuit Kovid.

Postingan tersebut sukses mendulang lebih dari 40 ribu tanda like, dengan retweet dan quote tweet masing-masing melampaui angka 4.000 dan 400.

Berita Terkait : Ini 4 Tips Utama Merawat Mobil Saat Musim Hujan

Kovid yang juga co-founder Holidify.com itu mencuit, "Kovid positif sejak tahun 1990" dan "Saya Kovid yang selalu ingin bepergian".

Ada juga link berita yang memasang foto Kovid tengah memegang botol bir Corona. Juga kue tart ulang tahunnya yang ke-30, dengan tulisan "Happy Birthday #Covid-30".

 

Berita Terkait : Kepala Daerah Jadi Panglima Kendalikan Covid Saat Nataru

 

Postingan itu tentu saja memicu rentetan lelucon, meme, pesan, dan permintaan wawancara media. Ini jadi semacam hiburan, di tengah lonjakan kasus Omicron yang saat ini menggempur India.

"Saya berharap, popularitas nama yang tak terduga ini, bisa berpengaruh positif terhadap bisnis travel saya, yang babak-belur dihajar pandemi Covid," ungkap Kovid kepada AFP.
 Selanjutnya