Sebelumnya
PDIP Jakarta tak terima dengan pembengkakan anggaran ini. Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono menuding, penambahan ini buntut dari perencanaan yang tidak matang dari Pemprov DKI.
“Perencanaan jelas abal-abal. Nilai nominal jadi ditambah dari Rp 50 miliar menjadi Rp 60 miliar. Itu duit nenek moyangnya apa? Rp 10 miliar itu duit rakyat,” kritik Gembong, kemarin.
Baca juga : Tinjau Sirkuit Formula E, Taufik Pede Pembangunan Selesai April
Menurutnya, harus ada kontrak baru untuk penambahan biaya Rp 10 miliar. Karena, di kontrak awal itu, sudah tertera sekitar Rp 50 miliar. Sehingga, ketika ada tambahan biaya, harus menggunakan kontrak baru. “Rp 10 miliar bukan duit sedikit,” tegas Gembong sambil menyebut, anggaran sebesar itu bisa menyelesaikan persoalan banjir di Ibu Kota.
Selain anggaran membengkak, target pembangunan sirkuit juga diketahui mundur dari jadwal yang sudah ditetapkan. Jakpro menyebut, cuaca di lapangan jadi kendala. Awalnya, sirkuit ditargetkan selesai dalam waktu 54 hari dihitung sejak 3 Februari 2022 dengan target selesai 28 Maret 2022. Kini, target penyelesaian mundur, jadi awal April.
Baca juga : Aktivis Lingkungan: Green Race Formula E Jangan Sekadar Tagline!
Mendengar pembengkakan biaya ini, warganet terbelah. Ada yang ikut mengkritik seperti PDIP, ada yang ikut membela Pemprov DKI.
Akun @Teguhsontoloyo yang ikut mengkritik. “Ada udang di balik pendanaan Formula E yang mencla-mencle,” tulisnya. “Yang begini @ KPK_RI jangan mingkem. Proses tender sirkuit Formula E ini sudah tidak wajar lagi. Giliran OTT di daerah nilainya hanya Rp 1 miliar langsung heboh. Ini 10 miliar tutup kuping,” sambar @triwul82.
Baca juga : Penyebaran Covid Harus Diputus, Kontak Erat Jangan Takut Dites
Sedangkan @YoezZa menjadi pihak yang membela Pemprov DKI. “Biarkan saja Pak @ArizaPatria. Masalah dana, kalau perlu Rp 200 miliar kita siapkan. Yang penting lebih berkualitas,” tulisnya.
“Keren. Jakarta bakal punya sirkuit. Terima kasih untuk yang sudah menolak Formula E di Monas,” sahut @coromaticus. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.