BREAKING NEWS
 

Tak Nyerah Usul Pemilu Ditunda

Imin Tahan Malu

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 9 Maret 2022 09:15 WIB
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. (Foto: Instagram @cakiminow).

 Sebelumnya 
“Jangan membuat gaduh. Jangan membuat radikal dalam politik. Jangan anda paksakan pikiran, hati, rencana anda dengan nafsu kepada ruang publik kepada semua orang yang berada di republik ini,” semprot Ngabalin.

Bukan hanya Ngabalin yang kesal, rakyat biasa hingga elit politik juga ikutan geram dengan sikap Imin. Eks Presiden PKS, Tiffatul Sembiring ikut mengomentari sikap Imin yang masih ngotot menunda Pemilu.

“Tapi mayoritas partai-partai kan nggak setuju mas. Yang usul cuma 3 partai, itu pun denger-dengar yang satu mau balik badan. Dan Pak Jokowi, rasanya belum pernah ngomong gitu...,” cuit Tiffatul di akun Twitter @tifsembiring.

Baca juga : Paul Pogba Siap Berkhianat

Cuitan Tifatul itu lantas dikomentari banyak warganet yang kesal dengan Imin. “Maunya tunda pemilu tapi sepanduk Cak Imin calon presiden 2024 bertebaran dimana-mana. Itu namanya njilat sambil njilit.. he he,” ledek @ anfalsemangat. “Punya ambisi, tapi tidak punya kemampuan. Ya akhirnya ngekor aja,” timpal @linkarmstrong90.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengaku bingung dengan Imin. Dedi curiga, jangan-jangan ada backing besar yang membuat Imin berani mengusulkan penundaan Pemilu.

“Artinya, ada dukungan yang lebih berkuasa di belakang pernyataan Muhaimin itu. Kekuasaan itu tidak menutup kemungkinan dari Istana. Meskipun hanya oknum,” ulas Dedi, saat dihubungi, tadi malam.

Baca juga : Imin, Lain Di Mulut, Lain Di Hati

Dedi menyarankan agar Imin lebih belajar pola diplomasi. Mendukung upaya yang memerintahkannya, tetapi jangan sampai menghancurkam elektabilitas dirinya dan PKB.

“Semangat mewacanakan penundaan itu, membuat PKB masuk dalam perangkap kemerosotan elektabilitas. Bahkan bisa jadi memunculkan gejolak dari internal yang masih berpikir rasional secara politis,” tukasnya.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai Imin tak tahu malu dan galau akut. Sebab, Imin masih mencari dukungan sebagai capres, tapi masih ngotot mengusulkan pemilu ditunda.

Baca juga : Gus Muhaimin Siap Tarung Kapan Saja

“Satu sisi terlihat tak siap tanding di Pilpres 2024 karena elektabilitasnya rendah dengan minta penundaan pemilu. Tapi pada saat bersamaan, kerja politik Cak Imin dan deklarasi relawan terus terjadi,” kritik Adi.

Menurutnya, jika usulan penundaan Pemilu hanya sebagai strategi semata, maka itu cara yang salah. Sebab bisa memunculkan sentimen negatif bukan saja ke Cak Imin, melainkan juga ke partai yang dipimpinnya.

“Alih-alih dapat simpati, usul menunda pemilu justru memunculkan sentimen negatif ke Cak Imin dan PKB. Cak Imin memang lagi jadi buah bibir, tapi bukan yang positif yang dibicarakan publik,” pungkasnya. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense