Sebelumnya
“Kasus Covid-19 baru sudah menyentuh 9 ribu per hari pada Senin (14/3), pertama kali di bawah 10 ribu sejak 29 Januari,” ujar@ perupadata.
Bahkan, kata @perupadata, tes Covid justru meningkat dibanding sebelumnya. Meski Memang, jumlah orang yang dites PCR turun. “Sayangnya kematian masih terus di angka 200-an per hari,” kata dia.
Menurut @muflih_adnan, berapa pun jumlah tes dan tracing-nya, angka positivity rate yang terus turun pertanda baik.
Baca juga : Covid Terus Turun, DPR Minta Pemerintah Susun Prokes Baru
Akun @tadghmunich mengingatkan masyarakat tetap disiplin prokes walau kasus Covid-19 turun.
“Saya nggak pernah ngumpul rame-rame aja kena Covid-19. Entah kenanya lagi beli makanan atau lagi belanja. Omicron ngeri penyebarannya,” kata dia.
Akun @Raka88 tidak kaget dengan turunnya kasus Covid-19 minggu ini. Tren grafik kasus Covid-19 menurun karena testing dan tracing juga menurun. “Jadi, kasus Covid-19 juga pasti turun,” kata dia.
Baca juga : Kendali Diri, Kendalikan Harga!
Akun @comicholicid menyambung. Dia bilang, setelah pengumuman tidak wajib tes untuk perjalanan domestik, berkurang sekali tes hariannya. “Ini menandakan testing dan tracing di Indonesia sejak awal sangat kurang,” katanya.
“Bulan Februari sampai dengan awal Maret, jumlah spesimen yang diperiksa bisa sampai 400 ribuan sehari,” timpal @Dedypriatna.
Menurut @Gemboel, kasus harian yang terus menurun sudah biasa. Kata dia, sehari setelah hari Minggu, kasusnya selalu turun. Dan, sehari setelah hari Senin juga kasusnya akan naik kembali. “Biasalah lagu lama,” katanya.
Baca juga : Dasco Dukung Presiden Segera Lantik Kepala Otorita IKN
“Bila Selasa kasus Covid-19 turun dan tingkat test dan tracing meningkat, berarti kasus Covid-19 di Indonesia benar-benar turun,” timpal @uremymap_z. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.