Sebelumnya
“Ini bentuk profesional di lapangan. Benar-benar negarawan Presiden Jokowi. Mas Gibran harus lebih elegan belajar sama bapake,” kata @anjares90.
“Mas Gibran sekarang pasti lagi nangis gerung-gerung,” canda @DaudLeroY.
Akun @maspar61 memuji sikap Jokowi yang lebih mementingkan rakyat daripada anaknya sendiri. Kata dia, sikap Presiden Jokowi yang hebat patut ditiru presiden berikutnya, dengan tetap mementingkan orang lain daripada anaknya sendiri.
“Bagus Pak, nggak usah bagus-bagusin kerja anak sendiri biar orang yang nilai. Jangan kayak partai sebelah selalu bagusin kerja bapaknya padahal zonk,” tutur @MmmmMutia. “Mas Gibran sabar ya,” ujar @r_srida.
Baca juga : Ketum PGI Usulkan Buya Syafii Jadi Pahlawan Nasional
Akun @A_9174_N memuji sikap Gibran yang tetap tenang dan menemani Jokowi, meski kinerjanya tidak diperhatikan. Dia menilai Gibran sangat profesional.
“Saya yakin Presiden Jokowi sedang bercanda dengan putranya ketika bertugas,” ujarnya.
“Wali Kota Solo mah santuy dicuekin,” kata @heryarno. “Suatu saat yang dicuekin akan memimpin negara ini. Semoga,” timpal @vior_ind. “Pak Jokowi nggak mikiri anaknya karena sudah sukses,” tambah @cakratb.
Sementara, @Sean1724501685 menilai sikap Jokowi tidak mencerminkan pemimpin negara yang baik. Kata dia, pemimpin negara harus tahu dan memantau pemimpin daerah, baik gubernur, bupati, wali kota dan turunannya.
Baca juga : Kunker Ke Bali, Jokowi Hadiri GPDRR 2022 & Bertemu Wapres Zambia
“Karena tugas utama seorang presiden harus menguasai semua wilayah pemerintahan di Indonesia” ujarnya.
Menurut @zjecko, sebagai kunjungan politik atau blusukan, tindakan tidak menyapa wali kota yang sedang menyambutnya, tidak dibenarkan. Presiden dan Ibu Negara harus menyapa Gibran sebagai wali kota. Bukan sebagai anaknya.
“Itu yang saya ketahui untuk saling menghormati jabatan masing-masing,” ungkap dia.
Akun @NasseryNaz berharap, kejadian seperti yang dialami Gibran tidak terulang di masa mendatang pada kepala daerah lain. Kejadian ini bisa jadi pelajaran untuk yang lain.
Baca juga : Jokowi Ngajak Satu Hati Dan Satu Perasaan
“Kok dicuekin sih, kan kapasitasnya saat itu sebagai wali kota,” tegas @Alexa81764043.
Akun @jimmibernhard mengatakan, pertanggungjawaban Gibran sebagai Wali Kota Solo kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
“Loh kok tanya ke Presiden Jokowi. Kalau kinerja Pemda Jateng baru tepat urusannya ke Presiden Jokowi,” kata dia. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.