BREAKING NEWS
 

Dianggarkan 76,6 Triliun

Pemilu 2024 Berat Di Ongkos

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 7 Juni 2022 06:50 WIB
Ilustrasi Anggaran Pemilu. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Ia menilai tidak pas jika honor itu harus disamakan dengan Pilpres 2019. Meskipun itu mungkin dilakukan. “Karena anggaran badan ad hoc 2019 sama dengan anggaran ad hoc 2014. Tentu beban kerja 2019 kemarin lebih berat. Sudah sesuai dan layak kalau dinaikkan,” Ketua KPU kasih alasan.

Kebutuhan lain, yang bikin anggaran pemilu membengkak adalah penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) sebesar Rp 4,6 triliun. Karena diasumsikan Pemilu 2024 akan digelar masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Baca juga : Santri Pasundan Gelar Ijtima Untuk Pemilu 2024, Ini Hasilnya

Ia juga membuka kemungkinan jika anggaran APD bisa dicoret dari anggaran pemilu. Soal itu, biar menjadi urusan Kementerian Kesehatan.

Kata dia, ongkos pemilu makin bertambah, kalau-kalau Pilpres harus berlangsung dua putaran. Anggaran buat jaga-jaga ini juga diplot hingga Rp 14,4 triliun. Jika tidak jadi, maka anggaran dua putaran ini tidak digunakan atau dikembalikan lagi.

Adsense

Baca juga : Hadir Di 135 Negara, Disprz Rayakan 2 Tahun Kesuksesan Di Indonesia

“Hasil tidak bisa diprediksi. Kalau calonnya dua, kemungkinan putaran kedua tidak ada, tapi kalau ada lebih dari 2, pasti berpotensi,” tandasnya.

Meskipun sudah dianggarkan sedemikian besar, anggaran Pemilu ini ternyata belum cukup juga. Menko Polhukam Mahfud MD masih minta tambah Rp 10,2 miliar lagi. Buat apa? Kata Mahfud, untuk biaya pengamanan pemilu.

Baca juga : DPRD Usul DKI Anggarkan Pemasangan Ornamen Betawi Di Kantor RW

Usulan penambahan anggaran itu disampaikan langsung ke Badan Anggaran DPR, bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.

Ia merinci, dari Rp 10,2 miliar itu, Rp 5,3 miliar di antaranya diplot untuk persiapan penyelenggaraan Pemilu serentak tahun 2024. Sisanya Rp 4,8 miliar untuk pemantauan dan penyelesaian berbagai gugatan, termasuk pada pemerintah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense