Sebelumnya
"Sehingga tidak akan perlu pindah. Kemudian, para santri yang ada di situ juga bisa kembali dan belajar dengan tenang," ucap mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini.
Muhadjir menerangkan, Jokowi meminta agar ada pembinaan untuk lembaga-lembaga pendidikan. Jokowi tidak ingin kasus kekerasan seksual terjadi lagi di pesantren. "Harus ada semacam mitigasi atau trauma healing untuk para santrinya," ujarnya.
Baca juga : Muhadjir Sayang Ke Ribuan Santri
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar mengapresiasi keputusan Muhadjir ini. Ia mengaku mendapat permintaan dari beberapa wali santri dan pengurus ponpes Shiddiqiyyah untuk memulihkan kembali izin pesantren.
Menurut Imin, sapaan akrab Muhaimin, dugaan pencabulan santriwati yang dilakukan Bechi merupakan kasus personal. Kasus tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk menutup izin operasional pesantren, apalagi di sana ada ribuan santri yang tidak ada kaitannya dengan kasus hukum yang terjadi. “Jangan sebuah kejahatan mengorbankan semua yang tidak ikut bersalah,” kata Ketua Umum PKB ini, dalam keterangan tertulis, kemarin.
Baca juga : Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Pastikan Sesuai Prokes
Anggota DPR dari Fraksi PKB Luqman Hakim memahami alasan pembatalan pencabutan izin yang dilakukan Muhadjir. "Tujuannya agar santri-santri di Ponpes Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang mendapatkan jaminan keberlangsungan pendidikan," ujarnya.
Di Ploso, Ketua Umum Organisasi Shiddiqiyyah (Orshid) Joko Herwanto mengaku bersyukur atas pembatalan pencabutan izin tersebut. Dengan demikian, aktivitas pendidikan di Pesantren Shiddiqiyah bisa berjalan normal.
Baca juga : Dekat dengan Pesantren, Ganjar Disholawatkan Gus-Gus Nusantara Jadi Presiden 2024
"Kami menyambut keputusan ini dengan gembira dan dengan rasa syukur. Soalnya ini menyangkut nasib dan masa depan anak-anak yang menempuh pendidikan di lingkungan Pesantren Shiddiqiyyah," kaya Joko, kemarin.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah. "Kami yakin, semua pihak pasti setuju bahwa pesantren secara kelembagaan harus tetap ada, kepastian anak didik kita untuk memperoleh pelajaran, juga harus tetap ada,” tuntasnya. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.