BREAKING NEWS
 

Lagi, Pembelian Lahan Sarana Jaya Bermasalah

KPK Kantongi Nama TSK

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : RIFFMY
Sabtu, 16 Juli 2022 07:30 WIB
Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri. (Foto: ANTARA).

 Sebelumnya 
Kasus pembebasan lahan di Pulo Gebang, diduga pelakunya sama dengan kasus Pondok Ranggon. Pada bulan Februari 2019, Yoory sempat mengatakan pihaknya siap mengembangkan hunian atau rumah DP O Rupiah di Cilangkap dan Pulo Gebang. Dia menyampaikan hal ini sebelum berurusan dengan KPK.

Saat itu Yoory menjelaskan, di Cilangkap akan dibangun 4 tower dengan 900 unit hunian di atas lahan seluas 2,9 hektar. Sementara di Pulo Gebang lahannya seluas 4 hektar.

Baca juga : Menag Minta Petugas Siaga Sambut Jemaah Haji Usai Nafar Awal

Dana pembangunannya sudah diterima Perumda Sarana Jaya dari Pemprov DKI Jakarta. Pada tahun 2019 sebesar Rp 800 miliar. Sebelumnya tahun 2018 Rp 500 miliar.

Sekadar informasi, Program Rumah DP 0 Rupiah merupakan salah satu janji kampanye Gubernur DKI Anies Baswedan ketika mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2017.

Baca juga : Soal Persiapan Jakarta Jadi Kota Global, Ini Kata CEO Titipku

Program itu digulirkan untuk memfasilitasi warga Jakarta berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal layak huni, nyaman dan terjangkau.

Melalui fasilitas pembiayaan uang muka dari Pemprov DKI Jakarta, warga yang berhak bisa mendapatkan hunian dengan langsung mencicil biaya bulanan tanpa uang muka.

Baca juga : Begini Kata Pengamat…

Setelah dilantik pada bulan Oktober 2017, Anies merealisasikan janji kampanye tersebut. Rumah DP 0 Rupiah pertama yang dibangun adalah Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Rusunami ini berdiri di atas tanah seluas 1,5 hektar dan kini sudah selesai dibangun. Ditawarkan dengan harga mulai Rp 180 juta hingga Rp 330 juta. â– 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense