Sebelumnya
Tiba di Pulau Rinca, Presiden melihat-lihat penataan pulau yang masuk dalam salah satu dari lima destinasi super prioritas di Indonesia itu. Jokowi jalan-jalan bersama rombongan di bawah matahari terik. Kepalanya cuma ditutup topi rimba warna cokelat muda. Tak ada payung-payungan.
Saat dicegat wartawan, Jokowi mulai terlihat lelah. Nada dan tempo bicaranya juga pelan. Serak dan berat. Khususnya saat menanggapi pertanyaan soal penanganan kasus kematian Brigadir J.
Baca juga : Erick: Pak Jokowi Minta Solar Buat Nelayan Kecil Tidak Naik
"Saya kan sudah sampaikan. Usut tuntas. Buka apa adanya. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Transparan," ucap Jokowi, pelan. Ia sesekali mendehem.
"Itu penting untuk agar masyarakat tidak ada keraguan terhadap peristiwa yang ada. Yang harus dijaga kepercayaan publik terhadap Polri," sambungnya.
Baca juga : Jokowi, Sedia Payung Sebelum Hujan
Pernyataan Jokowi yang terekam dalam video berdurasi 40 detik itu pun beredar di Twitter. Salah satunya di-retweet Fahri Hamzah dari akun @YoutubeILC. Lalu ia beri caption.
"Suara beliau serak... Perlu istirahat sejenak... Minum air jeruk nipis.. Pakai madu hutan pulau komodo... Biar segar kembali..," cuitnya. Hingga tadi malam, kicauannya itu mendapatkan 210 suka, 40 retweet dan 60 komentar.
Baca juga : Jokowi: Saya Senang Sekali Lihat Sarinah
@Nursulaeman7 merespons cuitan Fahri agar presiden istirahat sejenak, agar segar kembali. "Lhaa... Lagi asyik-asyiknya, kok disuruh istirahat," tulisnya.
Hingga tadi malam, pihak di Istana yang dikonfirmasi soal kesehatan RI 1 itu tak ada yang merespons. Semoga Presiden Jokowi baik-baik saja ya. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.