BREAKING NEWS
 

Terus Lakukan Aksi Pembunuhan

Sikat KKB Papua Hingga Ke Akarnya, Jangan Diampuni

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ABDUL SHOMAD
Minggu, 24 Juli 2022 07:30 WIB
(Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Jangan kasih ampun. Sikat sampai akar-akarnya. Kenapa musti berlama-lama,” pinta dia.

Senada dilontarkan @Wahyu_Wira. Kata dia, sebaiknya TNI/Polri segera menumpas habis KKB, tidak perlu ke­banyakan mikir soal HAM. KKB Papua merupakan antek-antek asing yang punya kepentingan di sana.

“Kekejaman KKB sudah kelewat batas. Semoga TNI/Polri dan seluruh rakyat di Papua dapat mengatasinya,” harap @Danang_Hanggika.

Baca juga : Kasus Polisi Tembak Polisi, Hukum Jangan Dilihat Dari Opini

Menurut @Kila_aura, harus ada penindakan secara tegas, baik dari Pemerintah maupun aparat keamanan. “Aksi KKB Papua sudah sangat di luar batas wajar,” katanya.

“Masa tindakan KKB di Papua yang seperti ini didiamkan terus. Jadikan wilayah Papua sebagai Daerah Operasi Militer (DOM). Habisi KKB,” tegas @Arya_Lawe.

Menurut @Sitiaminah99, cara terbaik dengan menangkap KKB yang sangat biadab. KKB merupakan akar masalah konflik di Papua.

Baca juga : Lakukan Rebranding, Jago Coffee Perluas Pasar Di Kalangan Muda

“Kebrutalan dan kekejian mereka menyebabkan masyarakat trauma den­gan adanya aksi yang dilakukan kelom­pok KKB ke warga sipil,” ungkap @NKRI171.

Akun @Kak_rafly mengingatkan Panglima TNI dan KSAD yang sering mengatakan tidak ada ruang bagi mereka yang ingin memecah belah bangsa. Tapi, apa yang dikatakan itu hanya sebuah lagu untuk menghibur rakyat.

“Apakah Anda tidak melihat KKB Papua semakin membabi buta,” ka­tanya.

Baca juga : Mau Makan Daging Panggang Khas Brazil Sepuasnya, Coba Tempat Ini

“Yang jelas-jelas melanggar HAM seperti ini kok masih dibiarin aja,” ujar @sundingjalila.

“Sebenarnya aparat keamanan mampu atau tidak menumpas KKB di Papua?” tanya @Widodo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense