Dewan Pers

Dark/Light Mode

Serahkan Bansos Di Serang

Jokowi: Buat Migor, Jangan Beli Rokok!

Sabtu, 18 Juni 2022 07:35 WIB
Presiden Jokowi menyerahkan bantuan sosial bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan para pedagang di Pasar Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (17/6/2022). (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Jokowi menyerahkan bantuan sosial bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan para pedagang di Pasar Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (17/6/2022). (Foto: BPMI Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menyambangi masyarakat Serang, di Pasar Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, kemarin.

Jokowi hadir untuk menyerahkan bantuan sosial (bansos) bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng, bantuan ATENSI dan Bantuan Modal Kerja (BMK).

Eks Wali Kota Solo ini didampingi Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, dan Kepala Dinas Pasar Adang Rahmat.

Rombongan mendapat sambutan hangat dari para pedagang, emak-emak yang sedang berbelanja, dan juga masyarakat umum. Suasana terdengar riuh oleh tepuk tangan, bersambutan dengan teriakan massa yang memanggil nama Presiden.

“Assalamualaikum, ibu-ibu apa kabar? Sehat semua ya?” sapa Jokowi, sambil melambaikan tangan, yang disambut suara riuh warga.

Jokowi kemudian menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para penerima. “Ini isinya Rp 1,2 juta, buat uang minyak goreng Rp 300 ribu, cukup nggak?” tanya Jokowi kepada warga penerima manfaat.

Berita Terkait : Jokowi: Ancaman Krisis Pangan Bisa Jadi Peluang

Bantuan sebesar Rp 1,2 juta yang diberikan Presiden Jokowi merupakan Bantuan Modal Kerja bagi para penerima manfaat Program Keluarga Harapan.

“Untuk beli handphone ya? Untuk beli baju baru?” sambung Jokowi, disambut tawa warga.

Jokowi berharap, bantuan tersebut bisa digunakan dengan sebaik-baiknya sebagai tambahan modal usaha. “Tidak boleh untuk membeli pulsa atau rokok!” tegas Jokowi.

“Sementara diterima dulu, nanti kalau pendapatan negara meningkat, insya Allah bantuannya ditambah,” imbuh mantannya, disambut koor “Amin” dari warga.

“Terima kasih Bapak Presiden, terima kasih. Semoga bapak panjang umur, Pak,” seru mereka, yang kebanyakan adalah emak-emak.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, bantuan tersebut, di antaranya merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos).

 

Berita Terkait : Bos Hipmi Teriak Lanjutkan, Lanjutkan, Jokowi Bilang Begini...

“Di sini juga hadir Ibu Mensos, Ibu Tri Rismaharini. Kenal ya?” ujar Jokowi. Para ibu menganggukkan kepala. Serempak, mereka juga berterima kasih pada Risma.

“Terima kasih Bu Menteri,” tutur ibu-ibu, yang disambut anggukan oleh Mensos Risma.

Setelah menyerahkan bansos secara simbolis, Jokowi, Risma dan rombongan berjalan masuk ke dalam pasar, dan bercakap-cakap dengan para pedagang sambil menyerahkan bantuan.

Jokowi juga mendengarkan keluhan pedagang. Khususnya, soal kenaikan harga cabe rawit.

Menurut para pedagang, lebih dari dua pekan terakhir harga cabe rawit mengalami kenaikan cukup drastis dari sebelumnya hanya Rp 30 ribu per kilogram, kini mencapai Rp 90 ribu per kilogramnya.

Sementara harga minyak goreng curah di pasar tersebut sudah relatif stabil, di kisaran Rp 14 ribu.

Berita Terkait : Jokowi: Jangan Sampai Kita Merasa Normal...

“Tadi saya ke pasar ini untuk mengecek harga minyak goreng curah. Saya lihat harga sudah baik, sudah Rp 14 ribu, dicek sendiri. Beberapa kios sudah Rp 14 ribu. Ini yang akan saya cek di beberapa pasar di provinsi yang lain,” ungkap Jokowi.

Untuk diketahui, penerima BLT Minyak Goreng di Provinsi Banten menjangkau sebanyak 539.322 orang. Di Kabupaten Serang, ada 67.941 penerima manfaat.

Sementara bantuan PKH Provinsi Banten untuk penyaluran Tahap ll sebanyak 288.162 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan nilai total Rp 204,486 miliar.

Dari jumlah tersebut, di Kabupaten Serang tercatat 46.198 KPM dengan nilai bantuan Rp 33,786 miliar. Bantuan ATENSI dari Kemensos diserahkan kepada 20 KPM dengan nilai Rp 99.465.000.

Melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno, Kemensos juga menyerahkan dua unit motor roda tiga kepada penyandang disabilitas. ■