RM.id Rakyat Merdeka - Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti Pertalite dan Solar berpotensi menciptakan efek domino yang jauh lebih buruk. Seperti, kenaikan harga-harga bahan pokok dan transportasi.
Akun @pakmul63 mengungkapkan, saat ini Indonesia sedang mengalami inflasi dan sudah tembus 11 persen. Artinya, harga bahan pangan naik 11 persen. “Nah, kalau BBM bersubsidi naik, harga pangan akan meroket jadi berapa?” tanyanya.
Akun @RoyJunaedy mengatakan, kenaikan harga BBM otomatis diikuti kenaikan harga semua bahan pokok. Apalagi, BBM jenis Pertalite 85 persen dikonsumsi kalangan kelas menengah ke bawah.
Baca juga : Harga BBM Subsidi Naik, Program Bansos Bisa Diberikan Selama 4 Bulan
“Semua naik, rakyat semakin tercekik,” timpal @Cahayasenja123.
“Please, BBM nggak usah naik, harga bahan pokok nanti jadi ikutan naik,” pinta @vallenioz.
Akun @chastevania mengatakan, Pemerintah seharusnya bisa mempertimbangkan kembali tidak menaikkan harga BBM. Dia meminta Pemerintah mengevaluasi lagi kalau memang tidak mau rakyatnya tambah susah.
Baca juga : Jokowi: Jangan Sampai Daya Beli Rakyat Turun
“Kalau BBM naik pasti nanti mempengaruhi naiknya harga bahan pokok yang lain,” ungkapnya.
Akun @integralridwan meminta Pemerintah menyudahi membuat masyarakat susah. Masa pemulihan ekonomi pasca-pandemi belum kelar dan masih banyak yang menganggur. “Apalagi BBM naik, imbas pasti harga bahan pangan juga naik,” katanya.
Akun @MisdiPriansyah4 mendesak Pemerintah melakukan penghematan dengan menunda proyek infrastruktur yang belum mendesak. Kenaikan BBM menjadi efek domino kenaikan bahan pokok lain dan semakin bertambah beban hidup.
Baca juga : Kamis, Sambo Hadapi Sidang Etik Propam
“Imbasnya, kemiskinan semakin bertambah. Akhirnya kriminalitas akan bermunculan,” tuturnya.
Akun @RomitsuT menghitung efeknya dari kenaikan harga Pertalite menjadi Rp 10 ribu bagi tukang ojek. Akan ada tambahan pengeluaran Rp 200 ribu per bulan hanya dari BBM. Belum lagi, dari kenaikan harga bahan pokok, kontrakan dan lain-lain.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.