BREAKING NEWS
 

Mohon Jokowi Tidak Didorong Lakukan Reshuffle

Plate Kuatir Diganti Ya?

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : UJANG SUNDA
Jumat, 21 Oktober 2022 06:50 WIB
Menkominfo Johnny G Plate. (Foto: Dok ANTARA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasca NasDem deklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024, desakan Presiden Jokowi agar me-reshuffle menteri NasDem terus menggema. Menanggapi hal itu, Johnny G Plate, Sekjen NasDem yang juga menjabat Menkominfo, angkat bicara. Dia memohon agar Jokowi tidak didorong-dorong melakukan reshuffle. Hmm..., Plate kuatir diganti ya?

Hal itu disampaikan Plate saat menanggapi isu reshuffle di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin. Ia menegaskan, kocok ulang kabinet adalah hak prerogatif presiden. “Bapak presiden yang punya kewenangan,” tegas Plate.

Pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) ini ngegas saat meminta agar tidak ada yang berupaya untuk mempengaruhi Jokowi melakukan perombakan kabinet.

Namun, ia tidak menyebutkan secara eksplisit siapa sebenarnya yang berupaya mempengaruhi Jokowi untuk mendepak menteri-menteri NasDem.

Baca juga : Wamen Tiko Dorong BUMN Manfaatkan Tren Digitalisasi

“Jangan berusaha mempengaruhi di luar konteks, negara ini masih banyak tantangan,” ujar Plate.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto yang terbilang vokal menyentil NasDem usai deklarasi Anies jadi Capres, ogah disalah-salahi ikut berupaya mempengaruhi presiden melakukan reshuffle. Karena menurutnya reshuffle adalah hak prerogatif presiden.

“Keputusan berada di tangan Pak Jokowi dengan penuh hikmat kebijaksanaan mengambil keputusan terbaik bagi bangsa dan negara. PDIP kan gak pernah provokasi Presiden,” kata Hasto

Ia mengklaim hubungan PDIP dengan NasDem tetap baik, meskipun partai yang dikomandoi oleh Surya Paloh itu sudah curi start deklarasi Capres.

Baca juga : Kominfo Dorong Pelaku Usaha Sulap Medsos Jadi Lapak Dagang

“Kita tetap jalan (komunikasi). Tadi Pak Utut sebagai Ketua Fraksi PDIP tetap membangun komunikasi termasuk dengan Ketua Fraksi Partai NasDem,” kata dia.

Kendati demikian, sebelumnya Hasto setuju jika presiden Jokowi akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat. Alasannya, Jokowi perlu didukung oleh menteri-menteri yang solid agar di akhir jabatannya nanti happy ending.

Adsense

Presiden Jokowi oke saja ketika ditanya rencananya soal reshuffle. Kendati demikian, mantan Wali Kota Solo yang belum menyebutkan kapan dan siapa saja para pembantunya yang akan diganti.

Yang jelas, meskipun masa jabatan tersisa 2 tahun lagi, rencana reshuffle tetap ada.

Baca juga : Soal BLT, Jokowi Minta Cepat Disalurkan Dan Tepat Sasaran

“Rencana selalu ada. Pelaksanaan nanti diputuskan,” kata Jokowi saat meninjau Stasiun Kereta Cepat Indonesia China di Stasiun Kereta Cepat Tegalluar, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (13/10) lalu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense